Aku mencintaimu, tapi, nampaknya kau tidak melakukan hal yang sama.
Aku ingin memilikimu, tapi, kau membiarkanku pergi, melepasku begitu saja.
Aku berasa ini akan menjadi nyata, kelak kau akan memilihku, ternyata itu hanya imaji tentangmu.
Itulah yang membuatku labil, kau tidak pernah tegas tentang perasaan, kau mengambang di lautan lepas, aku terombang ambing dibuatmu.
Andai saja kau berani tentang rasa, persoalannya tidak akan lama, tapi sayangnya, kata seandainya dan seharusnya tidak pernah membawa kita berlari, tetap mengkristal di tempat yang sama.
Kita pun akhirnya hanya menjadi manusia labil.
Entah sampai kapan.
All Rights Reserved