KENAPA?

KENAPA?

  • WpView
    Reads 227
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 20, 2017
"Akan ada titik dimana aku merasa tidak tahu lagi harus berbuat apa, harus berkata apa, dan harus bagaimana. Sementara segala pertanyaan "kenapa" seakan menghajarku. Dan, penjelasan seolah memusuhi mengelak untuk ku ceritakan pada mereka yang peduli. Sekarang, aku hanyalah gelap diruang yang hampa. Dan kini, aku hanya bisa menyalahkan dunia atas ketidakadilan yang kurasa. Berjuta "aku kenapa?" terus berputar dikepala. Lelah, aku merasa lelah. Sedih berganti kecewa, kecewa berganti marah. Ironisnya, menjadi lelah adalah hal yang paling menyenangkan. Betapa senangnya aku membiarkan kegelisahan tetap membara... Panas,8 tanpa aku sadari bara itu membumihanguskan segala yang ada dalam diriku. Aku terdiam, lama, berusaha mengembalikan kesadaran. Ini keliru, pikirku. Emosi hanya membuatku menjadi bodoh dan angkara tidak akan memperbaiki apapun. Mungkin garis waktulah yang akan mengembalikan semua yang telah hilang dariku" -Ana "Ana, why?" -Lala Sebuah rahasia dan pertanyaan besar tercipta, ketika takdir kejam terjadi dikehidupan Ana 17 tahun yang lalu.
All Rights Reserved
#62
pertanyaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • ALEYA~~
  • Scond Life Fake Nerd
  • extra transmigration [End]
  • •Pantai Terlarang Rahasia Umum•
  • kenzi laska Abraham
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Transmigrasi Amora L²
  • Ada Apa Dengan Waktu ?

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines