PCY-JEJ
Dunia ini bagaikan sebuah skenario yang telah tersusun rapi alurnya,lengkap dengan ending dan diselipkan sebuah kejutan tak terduga. Dan kita hanya akan menyelesaikan cerita dari awal sampai akhir. sama halnya dengan kutipan hidupku ini. banyak hal yang tak kuduga telah terjadi. seseorang yang selama ini aku percaya, dan aku cintai, telah mematahkan kepercayaanku padanya. dan itu membuatku bertanya tanya, siapa yg akan aku percaya didunia yg penuh dengan sandiwara dan drama yang tak pernah selesai ini ? akankah memiliki ending yang sama ? aku meragukannya, karena takdir bisa merubah segalanya. Seperti halnya diriku yang merasa tak ada lagi kepercayaan untuknya. Lalu aku harus bagaimana ?
-Jung Eunji-
Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat?
Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu.
Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi.
Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama.
Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga.
Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia.
Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan.
Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu.
Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi.
Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu
Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku.
Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku.
Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali
dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas.
Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah
Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja
Kau masih sama, tidak ada yang berubah
Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati
Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.