We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
RERY.
  • WpView
    Reads 44,578
  • WpVote
    Votes 2,369
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 17, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Karena dingin adalah cara kita menyimpan beribu luka dan rasa kecewa. ~~~ Bagaimana jadinya jika dua manusia bermuka tembok, tanpa ekspresi jangankan tertawa, tersenyum saja bisa dihitung berapa kali dalam sebulan, menjadi sepasang kekasih? "Kalian tau ga kalo Nata pacaran sama Rery?" "Oh ya? gila mereka sama-sama kaku gimana ya gaya pacarannya? ih gue si gamau ya pacaran sama patung! ya walaupun patungnya ganteng" Tapi kenyataannya tidak seperti yang dikira banyak orang, mereka memasang muka tembok karna alasan tersendiri. Alasan yang membuat dunia mereka berubah menjadi kaku, seperti kehilangan rasa. Rery berubah untuk Nata, begitupun sebaliknya.
All Rights Reserved
#48
nata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • RHEA [Completed]
  • Remorse
  • Soal Rasa 2
  • REBEL HEART "The Beginning Of Rhythm"
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • RAIN [hiatus]
  • Collateral Hearts - LingOrm ( END )
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Traces in the Light

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines