Saat Bersamamu

Saat Bersamamu

  • WpView
    Reads 7,522
  • WpVote
    Votes 818
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 16, 2019
Dyandra dan Ghaffar saling mengenal, dan mereka saling memendam rasa yang tak bisa dituntaskan. Bertahun-tahun berlalu, banyak yang telah berubah. Dyandra gagal menikah Ghaffar tidak mampu mempertahankan pernikahannya. Dyandra putus asa atas kisah cintanya yang kandas sedangkan Ghaffar ingin mengakhiri kesendiriannya, dan akhirnya takdir mempertemukan mereka kembali, menumbuhkan kembali perasaan terpendam keduanya. Bagaimana kedua orang yang mengalami kegagalan ini menjalin kasih. "Saya pernah menikah, dan gagal mempertahankan pernikahan saya. Apa kamu mau dinikahi pria seperti saya?" ~Ghaffar Amzari~ "Saya wanita yang pernah ditinggalkan karena strata keluarga saya. Apa kakak tetap mau menikahi saya, dengan tuntutan keluarga saya?" ~Dyandra Pranaja~
All Rights Reserved
#518
husband
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Istri Cadangan
  • Behind Our Eyes
  • After Wedding [END]
  • Your Secret in Our Marriage (END)
  • Kemakan Sumpah Mantan (TAMAT)
  • SAVARA: YOU BELONG WITH ME
  • KATYA & SADDAM (Short Story)
  • DESIDERIUM (SELESAI)

(SUDAH DITERBITKAN) "Ibra aku punya syarat kalau kamu mau menikah denganku. Aku nggak mau hamil, aku masih mau melanjutkan karierku dulu, karena saat ini waktu yang tepat untuk berjuang mengejar impianku. Tapi, jangan kecewa dulu! Aku punya solusi yang mungkin bisa kamu pertimbangkan. Kamu diharuskan menikah secepatnya karena keluargamu menginginkan keturunan darimu, kan? Aku mempersilakan kamu memiliki buah hati dengan wanita lain. Dengan satu syarat, aku yang memilihkan wanita itu. Dan kabar gembiranya lagi, aku sudah mempunyai calon untukmu. Dia sepupuku, wajahnya mirip denganku." "Lalu ... kamu mau dia yang hamil seolah anak itu hasil buah cinta kita?" "Iya, bisa dibilang seperti itu. Kamu tenang saja, sampai dia hamil aku akan berada di luar negeri menyelesaikan pekerjaanku. Setelah dia melahirkan, maka perjanjian kita dengannya selesai." "Kalian gila! Lalu, selama dia hamil dia akan ada di mana? Kamu tidak akan meninggalkannya sendirian, kan? Demi Tuhan, Ris, ada anakku di dalam sana nantinya." "Dia akan ada di apartemenku. Kamu tenang saja, dia wanita yang mandiri. Kalau kamu mau mengajaknya tinggal di rumahmu aku tidak masalah selama tidak ketahuan orang." "Baiklah, asal kamu mau menikah denganku." "Tapi, satu hal permintaannya yang harus kita turuti." "Ya?" "Dia mau ... kamu juga menikahinya sebagai istri keduamu." "Apa?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines