Amor
  • WpView
    Lecturas 86
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, sep 16, 2017
WpInfo
Fanfic
Miraculous Ladybug
"Ketika aku menemukanmu, harapan itu ada" Kau tau ? seandainya aku bisa melupakanmu semudah saat aku mencintaimu tentu saat ini aku tak akan menghabiskan seluruh waktuku untuk menunggumu. Entah apa yang membuatku tertarik pada sosokmu, aku tak pernah menghendaki rasa ini hadir, ia hadir dengan sendirinya, tumbuh mekar dan akhirnya sampai detik ini aku masih disini. Masih setia menunggu. Tak ada alasan untuk kesetiaan ini, tanpa mengapa dan tanpa tanda tanya. Karena sejatinya, hatiku telah terpaut padamu. Hatiku telah menemukan pilihannya. Lalu bagaimana mungkin aku melupakan kau yang telah mengubah kelabu dalam hidupku menjadi penuh warna dengan semudah itu ? tentu tidak! Walau aku tau, kesetiaanku ini tak sebanding dengan luka yang sering kali tertoreh, dan menyayat nuraniku. Namun, percayalah hanya kau satu-satunya harapanku.
Todos los derechos reservados
#55
amor
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Story Of Diana [ Berhenti ]
  • Dear, You My Heart
  • Having You
  • KARINALTHA
  • RANNA
  • Ruby [END]
  • KANAYA
  • I'm Waiting For You
  • WITHOUT ME [ON GOING]
  • Aspettare

" aku tahu ribuan kalimat kau tulis untuk memberi tanda bahwa kamu selalu sabar menungguku, yang seolah-olah kauingin mengatakan pada dunia bahwa kamu sangat mencintaiku dan berharap aku mengerti itu. Oke aku tahu tentang tanda-tanda yang kau kirimkan itu, tapi aku memilih untuk diam. Bukan berarti aku sedang memberi harapan palsu padamu dan pura-pura tidak melihatmu, hanya saja kamu terlalu abu-abu... aku selalu bertanya-tanya pada diriku... Akankah tulisan itu untukku? Apakah kau benar-benar menungguku? atau kau sedang menunggu siapa? Lantas jika benar itu aku, mengapa kau tak benar-benar memperjuangkan hatiku. Kau biarkan aku terbang dengan prasangka-prasangka buruk untukmu.. Maaf .. sepertinya penantianmu kini tak berarti apa-apa untukku. tolong jangan datang lagi, aku lelah.. " Dariku, Diana Copyright Mei 2017 by Emilda Fajriah DILARANG MENJIPLAK ATAU MENULIS ULANG!!!!!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido