Story cover for Esok [Completed] by Amaliard_
Esok [Completed]
  • WpView
    Reads 5,230
  • WpVote
    Votes 655
  • WpPart
    Parts 23
  • WpView
    Reads 5,230
  • WpVote
    Votes 655
  • WpPart
    Parts 23
Complete, First published Aug 04, 2017
Kehilangan menjadi hal yang tak dapat dipungkiri lagi dikehidupan, terlebih lagi hidup di tengah penjajahan.

Enia harus kehilangan sosok kakaknya yang pergi ke medan perang dan sang ayahlah yang menjadi tulang punggung bagi dirinya juga sang ibu. Walaupun jarak menjadi pemisah, seringkali Enia berkomunikasi dengan ayahnya lewat surat.

Lalu suatu hari dia menerima surat lain yang bukan dari ayahnya. Surat itu menjadi takdir bagi Enia untuk bertemu dengan sang pengirim surat. Akan tetapi, takdir itu bagai seekor burung terbang melintas sesaat di depan mata.

*Sepenggal kisah cinta pada masa kehidupan yang penuh gejolak.

***

[Di dalam cerita ini saya tidak menyebutkan suatu daerah apapun. Cerita ini murni hanya fiktif belaka.]

Copyright©2017 by Amaliard 
Finish 09.01.2018
All Rights Reserved
Sign up to add Esok [Completed] to your library and receive updates
or
#587kehilangan
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 7
BUNGA KEMBALI cover
Everything [SELESAI] cover
Once and Never Again cover
Coffee Of My Life cover
[END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER? cover
Saat semua pergi cover
I'm ~ Twins Girl [END] cover

BUNGA KEMBALI

101 parts Complete

Mereka adalah saudara, mereka mencintai perempuan yang sama Malam itu, hujan turun dengan derasnya, membasahi jalanan yang sepi. Di balik jendela kamar yang temaram, seorang gadis duduk bersandar, matanya menatap kosong ke arah langit kelabu. Napasnya berat, pikirannya penuh. Hujan seakan mengerti perasaannya-dingin, gelisah, dan penuh ketidakpastian. Jauh di sudut kota, seorang pria berdiri di depan pintu apartemen, ragu untuk mengetuk. Tangannya mengepal, menggenggam sesuatu yang tak kasatmata-sebuah harapan, atau mungkin sekadar kenangan yang enggan ia lepaskan. Dulu, segalanya terasa sederhana. Kini, hanya ada jarak, kebisuan, dan perasaan yang tak lagi bisa mereka definisikan. Di tempat lain, seorang lelaki menatap bayangannya sendiri di cermin. Mata yang dulu penuh gairah kini menyimpan kehampaan. Cinta yang ia genggam dulu, kini terasa seperti pasir yang perlahan menghilang di antara jemarinya. Mereka bertiga, terikat oleh kisah yang tak pernah sederhana. Cinta, kehilangan, pengorbanan-semua bercampur menjadi satu dalam kisah ini. Dan malam ini, takdir mulai menuliskan babak terakhirnya.