Dylanca

Dylanca

  • WpView
    LETTURE 135
  • WpVote
    Voti 34
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, dic 1, 2017
Kisah kali ini berbeda. Ini akan membuat siapapun yang membacanya auto baper. Enggak percaya? Baca aja! . . Aku itu ibarat bola basket, dan kamu ringnya. Aku harus bener bener fokus untuk bisa masuk ke dalam ringnya. Dan sekalinya aku meleset, aku tidak akan mendapatkan apa apa. -Dylan Arkalan Nicholas Semuanya berawal hanya karena masalah sepatu. Erica Evalina Cahya seorang yang sangat berisik harus berurusan dengan cowok dingin yang irit bicara. Bagaimana jadinya? Dibalik sifat Erica yang berisik, dia adalah orang yang susah untuk jujur masalah hati. Ia harus mengetahui fakta bahwa sahabatnya sendiri menyukai orang yang dicintai Erica. Penasaran sama ceritanya? Baca ceritanya disini!
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Elvina [COMPLETED]
  • RASKAN
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • About Is Love
  • EXCHANGE
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • Love Letters [END]
  • Ares✔ [Proses Revisi]
  • ARKANAYYA [COMPLETED]
  • Behind Bullying [END]

-Elvina Allya Cewek tomboy yang biasa dipanggil El sedang menghadapi kasus friendzone. Dia selalu mengorbankan apapun demi kedua sahabatnya yang saling suka. Meskipun itu membuatnya berkali-kali menangis seorang diri dikamar. - • - "Lo pikir kenapa selama ini, selama bertahun-tahun lo jadiin dia samsak-nya emosi lo, lo pikir kenapa dia bisa bertahan sampai sekarang?" lanjut Ezra. Mendengar itu, El langsung tersadar tentang apa yang akan disampaikan cowok itu. Ia segera mendekat ke sebelah cowok itu dan berencana mencegahnya. "Zra," lirih El sambil memegang lengan Ezra dan menggeleng kecil untuk menyuruhnya diam. Namun, Ezra tak menghiraukan itu dan tetap melanjutkan apa yang selama ini ia tahu tanpa mau bergerak sedikitpun meskipun sudah ditarik oleh El. "Maksud lo?" tanya Rafa dengan bingung. Ia juga ikut penasaran saat Ezra tiba-tiba membahas hal itu. "Heh brengsek! Dengerin gue baik-baik ya. Buka kuping lo lebar-lebar!" tegas Ezra. Rafa menjadi terdiam dan mendengarkan cowok itu. "Dia suka sama lo bego! Dia sayang banget sama lo! Bahkan udah cinta!" bentak Ezra. Rafa kaget mendengar ucapan Ezra yang sangat di luar dugaanya. "Denger gak lo?! El tuh suka sama lo dari dulu! Sebelum lo kenal sama Rere!" tambah Ezra semakin membuat El marah. Plakk!! El menampar pipi Ezra dengan keras. -Rank- #13 friendzone [02/6/24] #937 sekolah [02/6/24] #296 teenlit [02/6/24] #130 wattys [02/6/24] #509 sahabat [02/6/24] #560 lucu [02/6/24]

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti