Pohon Mangga [COMPLETED]

Pohon Mangga [COMPLETED]

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 5, 2017
Jika kita pernah melewati masa SMA yang penuh dengan cinta semu, mungkin kita berharap tidak pernah melaluinya. Namun, jika kita mau mengambil hikmah dari apapun yang telah terjadi dalam hidup, sadar atau tidak, perjalanan cinta semu itu akan mengajarkan dan membawa kita menuju cinta sejati. Cerita seperti itu yang dialami oleh Arin. Perjalanan cinta gadis SMA biasa yang mampu membuatnya dan mengerti akan cinta sejati. Walaupun bukan lagi pria idamannya kala SMA yang menjadi pendamping hidupnya. Arin telah memilih, memilih meninggalkan pohon mangganya
All Rights Reserved
#325
kisahsma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Change The Plot (Niel)
  • Chana's Transmigrasi
  • REGAN's Crazy Wife
  • Mission
  • Drama di Pintu Kosan
  • BACKSTREET
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines