We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Melepas Rasa

Melepas Rasa

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 11, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Menahan perasaan yang teramat dalam membuatnya merasa serba salah, jik ia berkata dengan jujur ia takut kehilangan seseorang yang selalu membuatnya tersenyum. Tapi jika ia terus memendam perasaannya, harus sampai kapan ??? Aleena Hudhson wanita dengan paras yang cantik,pintar dan ceria namun sayang ia memiliki perasaan yang rumit.
All Rights Reserved
#89
bigbang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Embun di Ujung Semanggi
  • Memory's✓
  • Too Far to Hold [COMPLETED]
  • REASON [complete] ✅
  • Hadiah Cinta Sepuluh Hari [TELAH TERBIT]
  • She's In The Rain; Jung Eunha
  • Hug Me {Sehun Irene}
  • Truth Or Dare (END)
  • The Boat of Blossoms
  • The Fear of Love

Aslan kembali setelah enam tahun, sebagai orang yang tak pernah Lea kenal. Gerak-geriknya masih lembut, senyumnya tetap bisa memanaskan pagi yang dingin, tapi sorot matanya menyimpan musim yang berbeda. Seolah ada badai yang sudah lama reda walau belum sempat dilupakan. Aslan menjadi teka-teki yang tak ingin dipecahkan, dan justru karena itulah hati Lea tergelincir padanya. Lea tahu: ada perasaan yang seharusnya tak tumbuh di antara akar persahabatan. Tapi rasa itu hadir seperti embun di ujung daun semanggi-tak diminta, tak dirancang. Seindah harapan kecil yang tak pernah dijanjikan akan bertahan. Aslan yang dulunya magnet bagi masalah, kini menjadi benteng perlindungan Lea. Dan Lea hanya ingin satu hal: kejujuran, sepahit apa pun itu. "Aku gak bohong waktu bilang kalau kamu perempuan paling keren yang pernah kukenal. Wajar, aku suka kamu. Apa menyukai kamu itu suatu kesalahan-atau satu-satunya kebenaran yang masih tersisa dari kita?" Judul sebelumnya: Jakarta's Hidden Melody

More details
WpActionLinkContent Guidelines