Something In Kashmir

Something In Kashmir

  • WpView
    Leituras 1,555
  • WpVote
    Votos 237
  • WpPart
    Capítulos 11
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, mar 15, 2019
WpInfo
Ficção
Temas Sociais
Setiap orang punya cara tersendiri untuk melupakan rasa sakitnya, begitu juga dengan Alia yang melupakan rasa sakitnya dengan mengembara. Bertemu dengan saudara seiman di tanah yang sama sekali belum ia kenal. Melihat kekuasaan dan kebesaran Allah melalui ciptaannya. Betapa Maha Hebat Sang Kuasa telah menciptakan bumi yang dihamparkan luas dan langit yang ditinggikan. Yang telah menciptakan manusia bersuku bangsa untuk saling mengenal. Masya Allah. Alia merasakan ada sesuatu di Kashmir yang perlahan menyembuhkan rasa sakitnya. Tanah di kaki Himalaya itu seolah menyuguhkan udara yang damai dan tenang meski langit kadang bermuram durja. Tinta kehidupan tak selalu tergores indah, dan setiap goresannya selalu membawa sebuah perubahan. Mungkin saja goresan itu tidaklah elok, tetapi bisa jadi perubahan yang ia bawa jauh lebih patut disyukuri. Takdir kehidupan terus berjalan, tiada yang kuasa untuk merombak sesuatu yang telah menjadi ketentuan Sang Pencipta tanpa seizin-Nya. - ©NaoIsiana
Todos os Direitos Reservados
#1
mahabah
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Hema Akasha.[Telah Terbit]
  • Tiadakah Surga yang Lain? {REVISI}
  • Tasawuf Cinta
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • ACA (Ayat Cinta Aina) 「TERBIT」
  • Seindah Surga Yang Dirindukan (Tamat)
  • [1] Salah Khitbah [TAMAT] ✔️

[ CERITA DIPRIVASI ] Semua orang berlomba bergaya, bekerja, berkomunikasi demi mendapatkan satu rasa yang disebut; Cinta. Hingga lupa pada takdir yang tak selalu menuruti kehendak, sebab ada empunya. Kalau saja cinta selalu seindah bait puisi milik Penyair ternama, mungkin perjuangan benar tak ada artinya. Namun, lagi-lagi, konspirasi alam tak pernah memiliki jadwal. 'Ia' berputar semaunya. Mengitari manusia yang tanpa tahu malu terus berangan. Atau ... justru mendukung mereka para pesimis. Apakah ketika mencintai, kau selalu siap dengan patah hatinya? Hei, kedua hal itu adalah paket wajib yang tak akan bisa kau pilih salah satu. Percayalah, senikmat apa pun cinta yang kaurasa hari ini, kelak alam akan memintanya untuk menghancurkanmu. Menjadi kepingan raga, rasa yang hancur dan kau menderita. Apakah menakutkan? Tidak. Karena manusia selalu merasa dirinya yang terhebat. Berpikir mampu bertahan dalam duka yang teramat. Berangan mampu mengubah cinta menyiksa menjadi bahagia penuh euforia. Bukankah manusia itu makhluk paling serakah? Ia tidak pernah berpikir, kalau segala sesuatu memiliki batas. Kecuali, Sang Pencipta. Maka, beginilah ritmenya; Cinta-->Bahagia-->Jenuh-->Luka-->Mengakhiri/Memperbaiki? Selamat Membaca! Salam, Curious_ Ditulis-Diakhiri: Maret 2017

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo