Please Don't +[KookV]

Please Don't +[KookV]

  • WpView
    Reads 1,111
  • WpVote
    Votes 126
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Aug 8, 2017
"Kamu percaya padaku kan Taehyung-ah?" "Dasar Jeon gila, idiot! Katakan apa kamu sudah lupa dengan janjimu sendiri, berjanji tidak akan terluka." "Dan kau merebut bintang dalam malamku, serta mentari dalam hariku. Pada akhirnya, hanya ada mendung yang tersisa." -kth. 🚨Warning! Angst! Jeongguk!pembalap
All Rights Reserved
#546
kookv
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hingga Tak Ada Lagi Luka
  • By Your Side [Vkook]
  • To My Youth || Taekook
  • It's My Story | Vkook | Taekook | GS
  • Jika Cinta Dia [VKOOK]
  • It Wasn't You, Right? (Vkook)
  • Butterfly At The Last Gasp  [JILID I] ✅
  • Ahjussi
  • RADIO DIMENSION [TAEKOOK X MINYOON]
  • I'm not a perfect person " END"

Hingga Tak Ada Lagi Luka Jungkook tumbuh dengan luka-luka yang tak terlihat-bukan hanya di kulitnya, tapi jauh lebih dalam, menyesakkan hingga ke relung jiwanya. Senyumnya terlalu lebar untuk menjadi nyata, tawanya terdengar seperti pelarian. Ia menyimpan rahasia yang tak seorang pun tahu, seakan dunia ini terlalu kejam untuk memberinya ruang bernapas. Taehyung tidak pernah berniat ikut campur. Awalnya, ia hanya melihat Jungkook sebagai anak yang keras kepala, penuh misteri, dan sulit didekati. Tapi semakin ia memperhatikan, semakin sulit baginya untuk berpaling. Ada sesuatu di balik mata gelap itu-sesuatu yang berteriak minta pertolongan meski bibirnya selalu mengatakan "Aku baik-baik saja." Ketika kebenaran mulai terungkap, Taehyung dihadapkan pada pilihan: mundur dan membiarkan Jungkook menghadapi semuanya sendiri, atau bertahan, meskipun itu berarti menyeret dirinya ke dalam kegelapan yang lebih dalam dari yang ia bayangkan. Namun, seberapa jauh seseorang bisa bertahan sebelum akhirnya menyerah? Seberapa banyak luka yang bisa mereka tanggung sebelum semuanya runtuh-hingga tak ada lagi yang tersisa? Tapi mereka tahu satu hal: mereka tidak akan membiarkan luka-luka itu menang. Bersama, mereka berjanji akan bertahan. Bukan hanya untuk satu sama lain, tapi juga untuk diri mereka sendiri. Karena kali ini, mereka tidak akan berjalan sendirian. - BROTHERSHIP YE BUKAN BL! Don't copy my story.

More details
WpActionLinkContent Guidelines