Di balik meja pojok kelas itu, ada hati yang menunggu pulih. Arsana tak banyak bicara, tapi pikirannya penuh suara-tentang rumah yang tak lagi jadi rumah, tentang sahabat yang memeluk luka dengan senyum, dan tentang lelaki asing bernama Tamara yang datang di tengah permainan iseng, lalu menetap lebih dalam dari yang ia kira. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang rasa yang tumbuh diam-diam, tentang pertemanan yang menyelamatkan, dan tentang berani menghadapi trauma yang selama ini disembunyikan. Kadang, yang membuat jatuh bukan tatapan... tapi perhatian kecil yang datang di waktu yang paling sunyi.
More details