Before Anyone Else

Before Anyone Else

  • WpView
    LECTURAS 182,809
  • WpVote
    Votos 17,595
  • WpPart
    Partes 13
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jul 25, 2020
Pacar rasa teman? Udah biasa. Sekarang lagi jamannya pacar rasa musuh. Seperti Della dan Gibran. Pacaran tapi rasanya bukan seperti pacaran. Ucapan Gibran malah terdengar seperti musuh. Setiap hari Della harus bersabar menghadapi sikap dari pacarnya. Tapi kata orang, sabar itu ada batasnya. Bener nggak sih?
Todos los derechos reservados
#165
bae
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dark Secret [Akan Diterbitkan]
  • GIBRAN [TAMAT]✓
  • Play With Players (TERBIT)
  • Romance Recast (TERBIT)
  • ARGA [TAMAT]
  • REANDRA [END]
  • DEVIAN [END]
  • ARGANTARA
  • DRABIA [END]
  • 2G (Sequel ARFA)

"Kamu sebenarnya ke sekolah untuk mengejar masa depan atau mengejar saya?" tanya Gibran sarkastis. "Bapak kan masa depan saya." Jawab Zeva. *** Zevanya Fidelya adalah gadis kelas dua SMA yang terlihat sempurna di mata orang lain. Ia cantik, pintar, dan punya segala-galanya. Ia yakin semua laki-laki akan takluk dengan pesona yang ia miliki. Karena itu, ia suka bertaruh dengan dua orang sahabatnya untuk menaklukan hati laki-laki. Suatu hari, salah seorang sahabat Zeva berkata ada laki-laki yang tak akan bisa Zeva taklukan. Laki-laki itu adalah Gibran, guru paling killer di sekolah mereka yang berusia lima tahun lebih tua dibanding mereka. Zeva pun bertaruh dengan dua sahabatnya untuk bisa menaklukan Gibran dalam waktu dua bulan. Tapi, rupanya Gibran berbeda dari semua laki-laki yang pernah Zeva taklukan. Ia dingin, suka menghukum murid yang mengganggu, tidak peduli dengan makhluk bernama perempuan, dan super killer. Mendekati Gibran sama dengan masuk ke dalam kandang harimau. Masalah yang dihadapi Zeva tambah runyam saat ia mendapat surat teror. Tulisan tangan di surat itu mirip dengan tulisan tangan sahabat Zeva yang telah meninggal. Yang lebih parahnya, si pengirim surat juga tahu Zeva lah yang telah membunuh sahabatnya sendiri. Akankah Zeva berhasil menaklukan hati Gibran, si guru killer? Siapa sebenarnya si pengirim surat yang tahu 'rahasia gelap' Zeva? *** Highest rank: #1 in misteri [20/12/2020] #1 in surat [02/01/2021]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido