Don't Go

Don't Go

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 8, 2017
Kehidupan Amanda awalnya berjalan dengan lancar seperti anak remaja lainnya. Sampai suatu hari Amanda bertemu seseorang yang memiliki sifat dingin bagaikan Es. Sejak pertemuan tersebut kehidupan Amanda berubah tidak berjalan dengan lancar. Setiap hari Amanda selalu mendapat masalah dan selalu dikejar oleh masalah tanpa henti. Sampai suatu hari semuanya berubah masalah sudah tidak datang lagi menghampiri Amanda tetapi masalah baru yang membuat Amanda dalam masalah besar. ©Juncips
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • All About You [END]
  • My Craziest Neighbor [Completed]
  • Melangkah Tanpa Ragu
  • Tanaya
  • Garis Cinta
  • Me,You and the story we went through.
  • "all about our story."
  • DANADYAKSA
  • In Between [COMPLETE]

Hidup dengan bergelimang harta tak selamanya membuat seseorang bahagia. Itulah yang dirasakan oleh Andra Bharata. Terlahir dari keluarga kaya tak lantas membuat pemuda berusia 18 tahun itu bahagia. Ayah dan ibunya bercerai saat ia masih kecil. Permasalahan keluarga Bharata yang cukup pelik membuat hubungan Andra dan sang ayah, Arga Bharata, seperti orang asing. Setelah kedua orang tuanya bercerai, Andra tinggal bersama kakek dan neneknya. Ketika Andra duduk di bangku SMP, sang nenek meninggal. Lalu, disusul sang kakek yang meninggal saat Andra hendak naik ke kelas 12 SMA. Sang ayah yang kini telah memiliki keluarga baru, tak bisa mengajak Andra tinggal bersama. Oleh sebab itu, Andra tinggal seorang diri di sebuah apartemen mewah milik mendiang sang kakek. Keadaan tersebut membuat Andra merasa hidup sebagai yatim piatu sekalipun kedua orang tuanya masih hidup. Berbeda dengan Andra. Windy Aryani adalah seorang gadis yang cantik dan cerdas. Berkat kecerdasannya, Windy masuk jajaran murid terbaik SMA Adhyaksa yang merupakan sekolah elite dan unggulan. Gadis berambut sebahu itu berasal dari keluarga sederhana yang harmonis. Sejak kecil, Windy hidup dengan berlimpah kasih sayang. Terlahir dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan, Windy bertekad untuk menjadi sukses demi membahagiakan dan membanggakan kedua orang tuanya. Oleh karenanya, gadis itu belajar keras agar bisa menggapai cita-cita dan mengangkat derajat orang tuanya. Windy dan Andra menjadi teman satu kelompok untuk menaikkan nilai rata-rata kelas yang tidak seimbang. Banyak menghabiskan waktu belajar bersama, Andra dan Windy perlahan jadi dekat dan mulai memahami keadaan satu sama lain. Kehidupan keduanya yang sangat berbeda menjadikan mereka belajar, bahwa hidup ini tak bisa sepenuhnya dinilai dari materi. Kadang, seseorang yang hidupnya tampak bahagia, belum tentu benar-benar bahagia. Begitu juga sebaliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines