Ketika kamu kecil, kamu hanya menjalani empat hal; main, makan, tidur, dan belajar. Mungkin untuk hal terakhir; belajar, kamu masih ogah-ogahan. Tetapi kamu masih mau melakukannya meskipun otakmu melayang di dunia permainan.
Ketika kamu remaja, hal yang kamu jalani semakin bertambah; makan, main, tidur, belajar, persahabatan, percintaan, dan mungkin permasalahan, entah masalah apapun itu.
Dan ketika kamu sudah menginjak masa dewasa, hal yang kamu jalani akan semakin bertambah banyak. Tidak bisa disebutkan satu per satu. Di masa ini, karna terlalu banyak hal yang kamu jalani, maka kamu akan melupakan satu per satu hal yang sangat dibutuhkan oleh orang terdekatmu, misalnya. Sampai ketika orang terdekatmu itu pergi akibat sikapmu yang sudah melupakan hal tersebut, apa yang akan kamu lakukan? Kamu ingin melakukan hal yang sempat kamu lupakan itu? Kapan? Sekarang? Terlambat!
Jadilah pembaca bijak dan menghargai karya orang lain. Tinggalkan jejak setelah membaca✨.
***
Menceritakan tentang dua insan remaja yang kembali dipertemukan tanpa kesengajaan.
Keduanya yang dulu mempunyai 'memori bersama' ketika kecil kini kembali memulai dari awal dan membuka lembaran baru untuk kisah berdua.
Tapi, ada suatu masalah yang membuat keduanya ragu untuk kembali bersama, ada halangan yang sulit untuk dilewati, ada benteng pembatas yang sukar untuk diruntuhi.
Apakah mereka mampu menyelesaikan semua permasalahan? Atau justru mereka menganggap bahwa segala rintangan merupakan pertanda semesta tidak merestui keduanya?
Akankah mereka bertahan bersama? Atau melangkah memilih jalan masing-masing dan saling melupakan kembali?
Tanggal publish: 25/02/20