Dare to Love

Dare to Love

  • WpView
    Reads 129
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 7, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Mau sampe kapan lo tutup diri terus?" "Move on gak segampang itu." Jika ditantang untuk menyatakan cinta, laki-laki itu memang jagonya. Tapi, jika harus dituntut untuk melupakan, jangan salahkan kalau dia harus angkat tangan. Reno, laki-laki yang mempunyai paras tampan sangat diagungkan disekolahnya. Berkat ketenaran dan tampangnya, dia mampu meluluhkan semua hati perempuan. Tapi tidak semua perempuan itu dapat meluluhkan hatinya. Ketika dia dihadapkan oleh satu perempuan, semua keadaan berubah secara drastis. Dia dihadapkan pada dua pilihan yang sangat sulit. Pilihan yang mampu membuat hatinya gusar antara masa lalu dan masa depan.
All Rights Reserved
#375
heart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Crazy Girl (Hiatus)
  • Possesive Playboy
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • BluSca
  • I love You Om (END)
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • EPIPHANY

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines