From When, Until When

From When, Until When

  • WpView
    Reads 214
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 7, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Katamu, aku akan tetap baik-baik saja. Katamu, semenyakitkan perpisahan itu, aku akan baik-baik saja setelahnya. Namun setelah lama kau pergi, mengapa aku tak kunjung baik? -Jingga Katlingga Anggastama Takdir mempertemukan mereka pada suatu garis yang telah dikodratkan. Saling menyembuhkan luka. Hingga mereka lupa, bahwa sebenarnya mereka hanya dipertemukan, bukan dipersatukan.
All Rights Reserved
#700
promise
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BOY & SENJA
  • ALETA
  • 5 JAGOAN AYAH
  • Argasha [ON GOING]
  • WITHOUT ME [ON GOING]
  • CLOSER
  • GADIS (Lengkap belum revisi)
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]

[FOLLOW AUTHOR SEBAGAI UANG PARKIR] Ada luka yang tak bisa dilihat. Ada kenangan yang tak bisa dihapus. Ada nama yang terus bergema dalam ingatan, meskipun pemiliknya sudah lama menghilang. Boy Zayendra Valtan tumbuh dengan kepalan tangan dan luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Hidupnya bukan tentang mencari kebahagiaan-tapi tentang bertahan. Ia mengubur semua yang rapuh dalam dirinya, menenggelamkan masa lalu di balik geng motor, perkelahian, dan jalanan yang selalu membawanya pulang dalam keadaan babak belur. Namun, semuanya mulai retak saat ia kembali bertemu dengan seseorang dari masa lalunya. Senja Aprilianti Alvarina. Sebuah nama yang terasa akrab. Sebuah wajah yang seharusnya hanya ada dalam ingatan masa kecil yang buram. Tapi kenapa setiap melihatnya, Boy merasa seperti sedang melihat bayangan dari sesuatu yang telah ia lupakan-atau sengaja ia buang? Ada sesuatu di antara mereka. Sebuah cerita yang belum selesai. Sebuah kebenaran yang selama ini tersembunyi di balik ingatan yang terfragmentasi. Namun, pertanyaannya adalah... Apakah semua itu pantas diingat? Atau justru ada alasan kenapa masa lalu seharusnya tetap terkubur? Karena tidak semua yang kembali membawa kehangatan. Beberapa, hanya akan membuka luka yang lebih dalam... dan menghancurkan segalanya. "Gue pikir, kalau gue cukup kuat, cukup keras, cukup kejam sama dunia, gue nggak akan takut kehilangan lagi. Tapi pas dia muncul, gue sadar... gue cuma bocah tolol yang nggak pernah benar-benar siap ditinggal pergi." Senja: "Mungkin kita nggak bisa siap. Tapi aku yakin, kamu bakal kuat. Walau kadang, kehilangan itu tetap datang." ‼️ TINGGALKAN JEJAK, WAJIB ‼️ /Semua ini hasil karangan sendiri!! dilarang plagiat‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines