statusku broken home

statusku broken home

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 9, 2017
dari kecil keluarga saya adalah keluarga yang cukup bahagia meski hidup di dalam keterbatasan.sampai saya kelas 3 sd hidup saya cukup tenang.tapi ketenangan itu seketika hilang ketika saya beranjak naik ke kelas 4 sd,dimana saat itulah ayah dan ibu berpisah jauh.ayah bekerja di salah satu pekerjaan swasta di kendari.Aku,ibu,dan saudaraku menetap di makassar.pada saat itulah mereka sering bertengkar mungkin karena masalah ekonomi yg kurang. sampai pada suatu hari,aku beranjak remaja pertengkaran itu terus terjadi hingga sekarang kadang terlintas di benakku apakah mereka berdua akan menjadi musih?entah apa yang ada di benak mereka berdua,setiap pulang sekolah yang seharusnya saya mendapat sambutan hangat tapi saya sama sekali tidak merasakan itu!.Saya kecewa kepada orang tua saya yang tidak memikirkan perasaan anak - anaknya.Kasih sayang yang harusnya saya dapatkan pada masa remaja begitu saja hilang dan lenyap. Ketika saya terbangun di pagi hari berharap ada peristiwa baik yang akan terjadi.walaupun hanya sekedar berharap,tapi semoga saja ini benar" terjadi.kabar ayahku bahwa ia akan menikah lagi.Sebelum menikah ayah saya tinggal bersama nenek.Aku merasa,akulah orang yang sangat lemah pada saat itu,namun aku mencoba untuk seceria mungkin di mata ayah dan ibuku untuk menutupi kesedihan saya.Beberapa bulan kemudian setelah itu,ibu saya berniat untuk bekerja di salah satu gudang di makassar.Ibupun pergi dan hanya kami bertiga dirumah.Mulai saat itu semua pekerjaan rumah aku kerjakan awalnya terasa berat,tapi saya mencoba untuk mengambil sisi positifnya.Begitu banyak pelajaran yang dapat saya ambil,salah satunya saya bisa mandiri,saya bisa mengerjakan seluruh pekerjaan rumah yang belum tentu sebagian orang bisa melakukannya begitupun dengan adik saya,dia juga bisa mengerjakan pekerjaan rumah sendiri. sampai situ dulu yah guys ini berdasarkan kisah nyataku jangan lupa dikomen dan follow jg yah thanks :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's Always Been You✔️
  • HERLAN DIRGANTARA [haechan&johnny]
  • Me and My World
  • Bumblebee {Nohyuck} Going To Season 2
  • jangan sakiti aku
  • Menjadi Pengganti
  • Eysha Love Story'
  • Eliinaa
  • NEVERTHELOST || Love In Silence

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines