Can't Stop The Feeling - Hiatus

Can't Stop The Feeling - Hiatus

  • WpView
    Reads 5,825
  • WpVote
    Votes 348
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 22, 2019
Karena sebuah kerikil , Sakura terpaksa harus berurusan dengan mantan seniornya yang menyebalkan . Pertemuan kembali dengan pria itu, berhasil memporak - porandakan hatinya . Sakura tak ingin menjilat ludahnya sendiri . Taruhannya dengan Ino, membuat Sakura semakin kalang kabut . Sementara pria itu terus berusaha mendekati Sakura . " Muak aku lihat dia ! "/" Benarkah ?"/" Ck. sial !"/"Kenapa kau terus berusaha menghindariku ?"/ "Apa ? Tidak ! " / " Forehead, jangan lupa tas ku yah ?". Naruto Fiction Disclaimer : Masashi Kishimoto Story : Nita Hikari Rated : M Cover not mine @ sourch by internet
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Run Baby Run [END]
  • DECESION
  • My Love (FanFic SasuSaku) [COMPLETED]
  • Love? are you kidding? (End)
  • SURREPTITIOUS
  • ACCIDENTALLY IN LOVE
  • The End Of Happiness
  • Sweet And Sour
  • Pink bride, Raven groom
  • GLIMPSE OF US ☑

Hidup sederhana dan nyaman di sebuah desa bersama Sang Nenek terpaksa direlakan Sakura setelah Sang Ibu memintanya kembali tinggal di Tokyo. Sakura tahu tidak ada tempat yang lebih baik dari Konoha, namun kepindahannya ke ibu kota Jepang tersebut ternyata merangkai banyak kejadian menyakitkan yang bahkan tidak pernah terlintas di kepalanya. Hal ini semakin rumit kala Sakura harus selalu menjaga Sang Kakak yang mengidap autis ringan. Dan bagian terburuk sepanjang hidupnya, bahkan lebih buruk dari perceraian kedua orang tuanya adalah bertemu Uchiha Sasuke. Sakura berjanji pada dirinya akan menghantam wajah pemuda itu setidaknya sekali saja. DISCLAIMER © Characters by Masashi Kishimoto © Story by shikamoody_ Rate : T/M

More details
WpActionLinkContent Guidelines