Menemukan Jalan Pulang

Menemukan Jalan Pulang

  • WpView
    GELESEN 9,012
  • WpVote
    Stimmen 154
  • WpPart
    Teile 18
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Juni 11, 2018
Beberapa Cinta hanya pernah diungkapkan lewat kata-kata tanpa pernah dituliskan siapa penerimanya. Beberapa rindu hanya pernah diketik kemudian dihapus kembali tanpa pernah dikirimkan kepada yang seharusnya. Namun, bila memang kita berjodoh, meski aku tak pernah berani mengungkapkan perasaan, Pasti Tuhan punya cara lain untuk mempersatukan kita bukan?
Alle Rechte vorbehalten
#12
menemukanmu
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Mahligai Sunyi
  • | About You |
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Kitab Romancuk
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • You are in my past and my future [END]
  • INKONSISTENSI RASA (TERBIT)
  • CERPEN (END)

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien