EVERYTHING IS OK (END)

EVERYTHING IS OK (END)

  • WpView
    Reads 5,716
  • WpVote
    Votes 317
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 22, 2026
[FIKSI/REMAJA] Tiga siswa bermasalah. Kei si cuek , Ryan si pemarah dan Wawan, si otak kekacauan selalu berhasil membuat hari Yuuki, seorang guru BK bagai dihantam badai tiap waktu. Mulai dari kekacauan karena katak di area sekolah, gelembung sabun yang entah dari mana, perkelahian, narkoba dan rentetan masalah lain yang terus bermunculan. Apa benar semua akan baik-baik saja? Walaupun ada masalah keluarga, sekolah dan persahabatan yang melibatkan semua penghuni sekolah hingga polisi? ✅ KARYA ASLI ANTI PLAGIASI 🍁 Semua karya di lapak ini adalah hasil pemikiran aku sendiri. Jika ada kesamaan dalam bentuk apapun, tolong di laporkan. Terimakasih. Highrank #1 Trio (4 Januari 2022) #1 trouble-maker (8 Januari 2022) #2 Kompak (9 Januari 2022) #5 Rumor (7 Januari 2022)
All Rights Reserved
#953
jenius
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jenderal Itu Milikku (Meski Dunia Tak Tahu)
  • MY EX-RIVAL
  • enemy to love (Completed)
  • My daddy (21+) ON GOING
  • DARK FAMILY
  • Petualangan Liar Nara
  • Navjeevan || Niskala Kiran
  • Bryatta (ON GOING)
  • NITI WADAH: Sang Titisan Barong

"Jarum, Pangkat, dan Senyum yang Terlalu Berbahaya" 21+ Bimantara Aditya, perawat muda berusia 22 tahun yang baru lulus kuliah, memulai hari pertamanya bekerja di sebuah rumah sakit khusus TNI di pusat Jakarta-bangunan tua peninggalan Belanda dengan lorong panjang, lampu kuning redup, dan pasien-pasien berseragam yang terkenal kaku, galak, dan menakutkan. Dengan senyum cerianya, Bima berusaha bertahan di lingkungan yang penuh tekanan, hingga takdir mempertemukannya dengan Letnan Jenderal Thomas Situmorang, seorang perwira tinggi TNI AD berusia 41 tahun yang terkenal dingin, tegas, dan bermata tajam. Seorang duda yang menyimpan luka lama akibat pengkhianatan di masa mudanya, Thomas menutup hatinya rapat-rapat di balik disiplin dan wibawa militernya. Pertemuan pertama mereka terjadi di ruang perawatan-bukan dengan bunga atau senyum, melainkan dengan jarum suntik dan tangan gemetar. Kesalahan kecil Bima yang polos justru membuka celah di hati Thomas yang selama ini beku. Dari cek darah yang canggung, obrolan singkat yang kaku, hingga senyum Bima yang perlahan mengganggu fokus sang Letjen, kisah ini berkembang menjadi romansa yang manis, lucu, dan penuh benturan antara disiplin militer dan cinta yang tak pernah direncanakan. Sebuah kisah romantis-komedi tentang perbedaan usia, trauma masa lalu, dan keberanian untuk jatuh cinta lagi-di tempat yang tak pernah diduga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines