Mendung Jangan Pergi

Mendung Jangan Pergi

  • WpView
    LECTURES 4,449
  • WpVote
    Votes 352
  • WpPart
    Chapitres 34
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., mai 26, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Mendung tak selamanya mendatangkan hujan. Tak selamanya menghadirkan gemuruh yang menggelegar memekakkan. Ia juga tak selamanya terlihat buruk dengan kabut hitam yang menutupinya. Yang perlu kamu tahu, mendung yang selama ini menghantuimu adalah mendung yang sebenarnya berniat untuk melindungi, melindungimu dari sinar matahari yang melelahkan. Memberikan pancaran suhu yang menyejukkan. Bukan hanya raga tapi juga jiwa. Dara-Gadis lugu yang tak suka hujan selalu menganggap Alfa-sebagai mendung yang menyebalkan. Serangkaian kejadian membawa keduanya kian dekat walaupun beberapa sekat seringkali memisahkan mereka.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Ekstrovert & Introvert [SELESAI✔️]
  • Denganmu Kekasih Halal (Completed) ✅
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • I Hate Rain
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • Antara dua luka
  • My Shine [completed]
  • "Hujan"
  • Teruntuk Mia

Zafran Haikal Yoso, si ekstrovert tampan yang populer. Gitaris band terkenal di sekolah, bahkan di lingkungan luar pun banyak menyita perhatian kalangan muda. Hidupnya penuh warna, ia akan dengan mudah mengungkapkan apa yang ada dalam benaknya dan melakukan segala hal yang ingin dilakukan. Zafran, si ekstrovert yang akan dengan mudah berbaur dengan orang-orang baru. Aldara Zeenanta, si introvert cantik yang hobi menulis. Hidupnya terlalu abu-abu, polos dan dingin. Ditambah ia memiliki masa lalu yang kelam hingga berdampak pada sifatnya yang tak mudah bergaul dengan orang-orang baru. Ia hanya akan membebaskan sifat hangatnya pada orang-orang yang dapat membuatnya nyaman. Sementara hal lain yang membuat hidupnya penuh kesedihan adalah ketika Ibu kandungnya yang tak lagi menganggap kehadirannya. Mereka, si ekstrovert dan si introvert mulanya tak saling mengenal satu sama lain, padahal mereka belajar di sekolah yang sama, SMA Mata Garuda. Mungkin masih bisa dibilang wajar karena mereka terpaut satu tahun. Suatu hari, takdir mempertemukan keduanya dengan sebuah keterpaksaan. Membuat pertemuan-pertemuan selanjutnya yang tak diinginkan justru membawa malapetaka bagi keduanya. Setiap bertemu, mereka bagai ikan dan cermin yang sering bertengkar, air dan api yang ingin jadi pemenang, dan adu mulut yang tak ada ujungnya. Alda yang merasa hidup tenangnya menjadi kacau balau dan Zafran yang sangat menikmati keasyikan hidupnya jadi merasa tertekan. Lantas mengapa mereka tak saling menjauh saja? Takdir memang seperti itu, menuntut sesuka hati tanpa memikirkan yang bersangkutan. Tapi percayalah, takdir tak sejahat yang kalian duga. Karena maksud yang sebenarnya dari pertemuan keduanya adalah untuk bertukar warna dan dapat merasakan kehidupan lain. Atau, untuk saling memadukan kedua warna hidup itu agar mampu menciptakan manis pahit hidup yang sempurna. Namun mampukah keduanya menemukan maksud yang sebenarnya? Bacalah, dan kamu akan mengetahuinya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu