Elf World

Elf World

  • WpView
    Reads 1,312
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 1, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dua dimensi berbeda yang bersatu akibat perang beberapa tahun silam. Para penyandang kekuatan dari dimensi yang hancur mau tak mau ikut tinggal di dimensi ini. Dimensi manusia Tempat dimana makhluk paling kejam dan serakah berada. Namun tak cukup untuk menghilangkan nama orang - orang baik yang pernah ikut menempati dimensi ini. Menjaga dimensi yang ia tempati sekarang dari kehancuran. Ancaman yang tidak hanya dari penyandang lainnya, namun juga dari si pemilik dimensi. Will they succeed? No one knows [Slow Update - Rewriting Process]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shadow Order
  • Dunia di Balik Kabut: Kekuatan Terakhir
  • {Revision} Save Our Dimension : Protect The World from Destruction
  • PORTAL (true story)
  • SKY TRAIN (END)
  • From You The World
  • EVERNA Hikayat Everna - Senarai Legenda Fantasi
  • Breakdown The Grim's Laws
  • [ENHYPEN]: ECLIPSE ; Find The True Soul
  • The Petron 1

Manusia selalu saja serakah dan tidak dapat berdamai sesamanya. Perang telah menghancurkan peradaban yang lemah dan memperkokoh keberadaan peradaban yang kuat. Manusia tak ubahnya binatang yang lain. Terus berulang hingga Perang Tiga Puluh Tahun terjadi. Tidak hanya melibatkan dua atau tiga negara, tapi melibatkan seluruh dunia, membuat dunia jatuh ke dalam krisis. Kemudian, hal itu terjadi. Sebuah kekuatan meninggalkan lubang raksasa yang bahkan terlihat jelas dari angkasa. Dunia ini mengenal kekuatan itu sebagai Phantom. Perang terhenti karena mereka sekarang diteror ketakutan akan kekuatan besar itu. Mata mereka saling menaruh curiga. Satu-satunya yang menjadi landasan perdamaian adalah ketakutan. Biarlah, manusia memang butuh ketakutan agar mengetahui betapa lemahnya mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines