My Coffee in Love

My Coffee in Love

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 27, 2017
Terobsesi jatuh cinta pada barista seperti film Filisofi Kopi Geena Setiawan menolak pernyataan cinta dari siapapun tak berprofesi sebagai barista. Imbasnya, hidupnya sebagai artis pun kerap terkena gosip. Sampai akhirnya seorang barista datang dihidupnya dan cinta lamanya kembali, mana yang dipilih Geena? Obsesinya atau cinta lamanya yang tak kesampaian?
All Rights Reserved
#249
coffee
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Jasper Met Kalaluna
  • Kopi pahitku
  • Unwritten Chapter
  • Takdirmu Adalah Dendamku
  • Bittersweet Coffee Cake [COMPLETED]
  • Coffee Latte
  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • Bucin Kasta Tertinggi
  • BELENGGU MASA | Hiatus Sementara

Kalaluna hanyalah mahasiswi biasa yang bekerja paruh waktu di sebuah kafe kecil dekat kampusnya. Hidupnya tenang, meski sederhana-hingga suatu hari seorang pria datang memesan kopi latte, dan pandangan singkat mengubah segalanya. Jasper, mahasiswa tingkat akhir sekaligus senior populer di kampus, awalnya hanya merasa wajah barista itu tak asing. Tapi ketika ia menyadari Kalaluna adalah adik tingkatnya, rasa penasaran mulai tumbuh menjadi kebiasaan. Dari kopi pagi menjadi obrolan ringan, dari senyuman singkat menjadi pertemanan yang perlahan menjelma jadi rasa. Beberapa bulan berlalu, dan Jasper pun yakin-dia jatuh cinta. Kalaluna adalah ketenangan yang tak pernah ia tahu ia butuhkan. Namun, saat ia membawa Kalaluna bertemu dengan ayahnya, hubungan mereka mendadak diuji. Ayah Jasper tidak setuju. Latar belakang, status, dan masa depan menjadi alasan perbedaan mereka dipertajam. Di tengah cinta yang mulai tumbuh dan restu yang belum didapat, mampukah Kalaluna dan Jasper memperjuangkan satu sama lain? Atau akankah aroma latte yang mempertemukan mereka, perlahan menjadi kenangan yang tak lagi diseduh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines