Menunggu Senja

Menunggu Senja

  • WpView
    LETTURE 4
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, ago 12, 2017
"Tujuh tahun ku habiskan untuk selalu menunggu Senja yang berjanji bahwa senja akan selalu hadir disetiap sore ku , tapi hari ini dia mengingkari janjinya yang ku temui malah gerimis hujan dan memaksa ku untuk menyambut pagi keesokan harinya . Bagaimana ini apakah aku harus menunggu saja senjaku atau aku harus membiarkan pagi yang memaksa ku untuk menyambutnya ? " Jehan Ps: ini cerita pertama aku jadi maklumin saja kalo banyak typo atau alur yang gak jelas ya , tolong saran dan kritiknya buat cerita aku ya 😊
Tutti i diritti riservati
#706
generalfiction
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Loving You
  • REMINISCENCE
  • Arion (End)
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Terima Kasih, Senja!
  • Senja dan Langitnya
  • Senja Kaylara [ END ]
  • I Love My Little Sister
  • Jane [OPEN PO]
  • BarraKilla

*** Cerita ini khusus 18+ *** " Kamu suka sama aku??? " tanya Renno marah kepada Allea, sahabat sejak ia duduk di bangku TK. "A..aa..ku" timpal Allea terbata bata, karena baru kali ini melihat Renno memandangnya dengan mata menyalang marah. "Cukup!!! jadi benar ini alasan Tasya menolakku!!!" sela Renno kepada Allea dengan suara yang sangat keras sampai membuat seluruh orang-orang melihat mereka. "Renn, apa yang kau lakukan??" sela Tasya yang baru datang ke kantin tempat Renno berteriak teriak marah. "Dia ..." tunjuk Renno kepada Allea yang sekarang menunduk menahan tangis ," telah merusak persahabatan kita". "Apa maksudmu??" tanya Tasya tak mengerti. "Kau menolakku karena dia kan, karena Allea menyukaiku." jelas Renno. "Renn..." panggil Allea serak menahan air mata "Diam kau!! aku tak sudi kau memanggil namaku. Kau memang murahan, berani sekali kau menyukaiku padahal kau tahu bahwa aku menyukai Tasya, kau telah merusak persahabatan kita." tunjuk Renno yang masih dengan teriakan penuh amarahnya. Allea sudah tidak sanggup lagi, ia lari meninggalkan tempat yang membuatnya malu setengah mati. Semarah itukah Renno mengetahui bahwa ia menyukainya sampai Renno begitu mudah menghinanya di depan teman teman SMA mereka. Allea menangis sejadi jadinya, dia sudah menahan perasaannya sampai sekarang dan tak ada orang yang tau, tapi tiba tiba Renno datang ketempat mereka biasa istirahat dan berteriak teriak kepadanya seolah ia melakukan dosa yang teramat besar. Bagaimana Renno bisa tau itulah yang sekarang ada dipikiran Allea saat ini. Written by JOY

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti