Tuhan, Aku Patah.

Tuhan, Aku Patah.

  • WpView
    Membaca 5,514
  • WpVote
    Vote 253
  • WpPart
    Bab 19
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Okt 8, 2018
Jika dapat diungkapkan, mengapa memilih diam? Aku yang bisu, atau kamu yang terlalu beku? Perlu kau tau, cinta tak mungkin diam saja. Kita sama-sama saling mencintai, namun kenapa aku yang terluka sendiri? Perasaan yang datang karena tak terduga, bukan aku yang meminta. Ini tentang aku, kamu, dan luka yang paling sengaja. Tentang rasa sakit yang buatku mengerti bahwa cinta yang tulus adalah tentang bagaimana kita mengikhlaskan dia.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • [Bukan] Cinta Pertama
  • Dibalik Tawa
  • TITIK LUKA 2
  • Lies of life
  • Antagonis
  • Relationship [END]
  • Strong Girl Michella (END)
  • Perihal Waktu
  • Verronica (COMPLETED)
  • KHALILA AND OTHERS

Ketika waktu berputar begitu cepat, rasanya ia tidak rela saat masa-masa bahagianya berakhir. Waktu dan takdir bekerja sama atas kisah mereka, mempermainkan perasaan begitu saja sesuka hati. Menerbangkan hati dengan rasa bahagianya, lalu dengan mudahnya menghempaskan begitu saja. Rasa yang semula bahagia menjadi sakit. Hati terbagi menjadi dua, patah berkeping-keping. Hancur sehancur-hancurnya. Sulit untuk mengobati hati yang tersakiti, butuh waktu yang sangat lama untuk membuat hati kembali seperti semula. Hanya ada satu harapan saat ini, melupakannya dan membuka hati kembali. Menutup kisah lama yang berakhir tidak baik, dan mulai membuka kisah baru yang akan segera dimulai. #744 in teenfiction 11/09/2018 #967 in teenfiction 05/05/2018

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan