Devastating of Love

Devastating of Love

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2020
Kisah kasih remaja-remaja yang berusia 18 tahun. Sudah berbagai macam hal yang mereka hadapi diumur segitu, mereka sudah mencoba dengan cara mereka sendiri dalam menghadapinya. Tapi tentu saja tidak semua diantaranya yang berhasil . Masalah cinta apalagi, hal yang sangat wajar dihadapi remaja saat ini. Cinta yang begitu complicated. Baca cerita ini dengan seksama, maka kamu pun pasti dapat memahami apa itu cinta pada remaja berumur 18 tahun.
All Rights Reserved
#52
charming
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Say Bye
  • Complicated
  • Accident Love
  • ISTRI BAYARAN-PEMUAS NAPSU (ON GOING)
  • STAY WITH ME (ON GOING)
  • My Grip [End]
  • ZAYDA
  • CINTA YANG TERNODA
  • aku, kamu, dan perjodohan itu
  • RIVER FOR BEGINNER
Say Bye

Setelah Ervan memutuskannya enam tahun lalu, Qia hanya ingin hidupnya baik-baik saja. Dia ingin kerja dengan giat, punya banyak teman, makan teratur, serta tidur nyenyak tanpa harus menonton video mukbang atau ASMR dulu di YouTube alih-alih untuk mengalihkan rasa sakit di hatinya yang selalu datang setiap malam. Keinginan itu tidak muluk, cenderung mudah, tapi kenapa terasa sangat sulit untuknya? Terlebih saat Ervan tiba-tiba mengumumkan pernikahan, semua rencana hidup baik-baik saja yang Qia susun, hancur berantakan. Qia hilang arah. Tidak mau Ervan melihatnya masih berantakan, segala upaya Qia lancarkan agar terlihat bahagia di depan cowok itu. Dari mulai mengencani banyak cowok hingga dia tidak sengaja menjadi selingkuhan orang. Atau juga belajar menerima Adi, cowok yang pernyataan cintanya selalu dia tolak dari SMP, sebagai masa depannya nanti. Namun, ketika hidup Qia sudah berjalan sebagaimana keinginannya, Ervan justru kembali lagi. Dan fakta yang baru diketahui Qia tentang cowok itu membuat keputusannya untuk terus berjalan ke depan, seketika penuh dengan keraguan dan tanda tanya. Dalam kisah ini, sebenarnya siapa yang lebih terluka? Dia atau Ervan? "Di waktu-waktu yang akan datang, sebanyak apa pun selamat tinggal terucap dalam kisah ini, aku harap tetap kamu tempatku kembali." *Cerita ini diperuntukkan pada pembaca yang sudah berumur 19+

More details
WpActionLinkContent Guidelines