Menanti Dalam Takdir

Menanti Dalam Takdir

  • WpView
    LECTURES 119
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadTerminé mer., nov. 1, 2017
Cerita ini berisi kisah yang diceritakan secara tuntas di setiap chapternya. Bisa dibilang Short Story. Hanya saja, dibeberapa chapter cerita ini, tokoh utama dalam cerita ada yang sama. Kadang, ada beberapa latar waktu dan tempat yang sama. Tetapi kisah dan permasalahannya tetap berbeda. [×] Ps: Semua berawal dari tugas sekolah saya. Dan saya membuat cerpennya di wattpad ini. Dari pada ini cerita cuma nganggur dan kadaluwasa , jadi lebih baik saya publish aja. Itung-itung menghibur reader dikala gundah aja gitu:v Siapa tau ada yang kecantol sama cerita abstrak ini hehee
Tous Droits Réservés
#84
keikhlasan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ELGITA  (TERBIT)
  • milik sang penguasa kampus
  • Sang Panglima (Tamat)
  • Diary Peri Keceriaan
  • PERAYAAN PATAH HATI
  • くも の せかい Dunia Kabut
  • Konstelasi Emosi
  • Bound To Protect
  • 𝗖𝗿𝘂𝘀𝗵, 𝗧𝗵𝗲𝗻 𝗖𝗹𝗮𝗶𝗺

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu