CANCER
  • WpView
    LECTURES 471
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., mars 1, 2018
Jika ini adalah takdir. Aku tidak akan menyesal. Aku bersyukur,dengan ini aku lebih bisa mengerti tentang penderitaan. Sekarang.....rambutku telah rontok. Sekarang.....tubuhku telah sangat lemah. Bagaikan monster. Hanya ada satu harapanku....... Tuhan....jika aku pergi nanti aku ingin mereka bisa bahagia. Jadikanlah aku sebagai debu yang tertiup angin.agar mudah untuk di lupakan. Aku akan berusaha...berusaha dan berusaha seperti tak ada hari esok. Kamu yang telah membuatku bahagia dan kau yang telah membuatku tertawa meskipun selang infus ini masih tertanam di tubuhku. Dan kau juga yang mendorongku untuk hidup kembali. Ini semua salahmu. Suatu hari nanti,aku akan menjadi kenangan bagi kalian. Jangan lihat aku. Aku sudah tak secantik dulu. Jangan jatuh cinta kepadaku. Aku sudah tidak punya waktu lagi. Aku tahu kalau waktuku sudah tidak banyak lagi. Misiku adalah membahagiakan orang-orang. Aku benci jika mereka menangis karena melihat kondisiku. Kondisiku yang terbaring tak berdaya dengan selang infus yang tergerai dimana-mana. Aku tidak peduli akan penyakitku ini. Aku tidak akan menangisinya Tetapi aku tidak bisa menahan tangis jika kalian sedih ketika aku pergi selamanya. Aku sedih jika kalian menangisiku. Jika aku pergi nanti,kalian harus hidup bahagia.mengerti? Apakah kalian mengetahui kanker? well,aku adalah salah satu anak yang terkena penyakit mematikan itu. penyakit yang membuat orang meninggalkan dunia ini. ayah dan ibu jarang pulang dan aku hanya tinggal berdua bersama kakakku. kakak membenciku tetapi aku menyayanginya. persahabatan dan juga kisah cinta yang aku alami saat ini akan ku jadikan kenangan indah di saat aku hidup di dunia ini. dan juga kekuatan hebat mereka yang membuatku terkagum-kagum. terima kasih kehadiran kalian membuatku senang. arigatou.... Warning: cerita ini sebenarnya dari kisah temenku tapi di novel ini akan di bedakan dengan cerita aslinya.no copy.mengandung AT dan AR If you don't like don't read
Tous Droits Réservés
#168
cancer
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • the Edge.
  • UNREQUITED LOVE
  • The Virus Z
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • ALVIN (On Going)
  • My HOPE (SELESAI)
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • SACRIFIER | ONGOING and REVISION
the Edge.

Ketika divonis mengidap kanker otak yang sudah cukup membuat Edwan porak-poranda, sang ibu malah memilih pergi meninggalkan dirinya dan ayah yang tak pernah sepaham bersama lelaki lain. Tak cukup di situ, sahabat satu-satunya yang ia punya bukan menepuk malah menusuk punggungnya dari belakang. Bersama Pandora, Edwan berusaha untuk tidak menghabisi dirinya sendiri dan memilih menikmati setiap detik waktunya yang tinggal sedikit. Namun yang tak disadarinya adalah betapa tidak adilnya ia berlaku pada Pandora. Melepaskan bukan perkara mudah tapi bertahanpun tak baik. Bahagianya Pandora tak merekah kala Edwan meringis di kehidupannya. Hidup yang ia bilang adalah aral. Hidup yang entah benar hidup atau tidak. Kami sama-sama tumbuh di kegelapan itu. Hidup yang manis? Akan berujung pada suatu titik yang disebut rasa sakit. "Temani aku melaluinya!" -♨♨- 2k17

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu