Story cover for BAIT KURUSETRA by ranuambara
BAIT KURUSETRA
  • WpView
    Reads 9,310
  • WpVote
    Votes 237
  • WpPart
    Parts 60
  • WpView
    Reads 9,310
  • WpVote
    Votes 237
  • WpPart
    Parts 60
Ongoing, First published Aug 13, 2017
Kelak bacalah bait-bait ini, sebagai sebuah perayaan sepi dari hati yang terlampau kecewa; tentang bengisnya kehilangan tanpa kerelaan yang menjelma menjadi hantu-hantu tanpa belas kasihan yang segera mencengkeram malam demi malam, menjadikannya neraka tanpa api. Hanya ada sepi abadi.

Telah kupungkaskan baris yang tak tereja. Bait demi bait yang di dalamnya adalah padang kurusetra, dimana tiap lariknya adalah perkabungan mayat-mayat harap yang bergelimpangan, melambangkan duka Bhisma yang sebatang kara dalam sumpah serapah, menantikan reinkarnasi Dewi Amba menjemput cintanya dalam kematian paling menawan.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add BAIT KURUSETRA to your library and receive updates
or
#280kumpulanpuisi
Content Guidelines
You may also like
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri by ceritadariawan28
4 parts Ongoing Mature
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
You may also like
Slide 1 of 10
SEMESTAKU [Segera Terbit] cover
Alkara ( Terbit) cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover
Rustic Jam [END] cover
Bait-Bait Semesta cover
BAPER {SELESAI} cover
ALTAR RASA | END ✓ | cover
IloveHim-(hiatus) cover
{PERKATA} Selesai  cover
KIARA [End] cover

SEMESTAKU [Segera Terbit]

46 parts Complete

[UPDATE 2/MINGGU] #kisahraina Saat kisah cinta yang bermula manis, mendatangkan pahit yang teramat sakit. Kufikir kepercayaan dan ketulusan akan berakhir baik, tapi ternyata penghianatan sebagai balasan terkejam. Aku adalah serpihan yang tersisa dari ribuan keping hati yang telah kau hancurkan. Aku adalah air mata yang terus mengalir kala kau goreskan luka. Cintamu hanya sebatas janji, tak lebih dari kata-kata yang hanya di bibir sahaja. Andai waktu pertemuan kau dan aku hanya sepintas lalu, mungkin mencintaimu takkan pernah kulakukan. Kini tinggallah aku, dengan rasa kecewa atas semua luka yang kau berikan. Kini tinggallah aku, dengan sebuah harapan agar kau binasa. Coppyright©2018, By Maya Revelita