Something Unstoppable

Something Unstoppable

  • WpView
    Reads 757
  • WpVote
    Votes 288
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 6, 2018
WpInfo
Poetry
Karena hati selalu ikhlas. Apa benar semua yang didasari dengan hati itu tulus dan ikhlas? Apa iya semua yang pakai hati itu menjunjukan keseriusannya? Apa harus semuanya menggunakan hati? Mungkin maksudnya jika kita memiliki hati untuk seseorang kita juga harus memiliki keikhlasan untuk apapun yang akan terjadi kedepannya. Ketidakpastian yang membuat kita menunggu. Apa memang semua penantian dibalas dengan ketidakpastian? Apa harus ketidakpastian diberikan kepada seseorang yang sudah dengan susah payah menanti? Kenapa harus selalu begitu? Kalau memang ketidakpastian itu emang benar adanya,lantas untuk apa membiarkannya terus menunggu?
All Rights Reserved
#75
time
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • The Wait is Over
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • AYARA [END]
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Evanescent
  • ARTI PERASAAN
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • DALAM DETAK (SELESAI)
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines