Whats With Your Brain? [Ongniel]

Whats With Your Brain? [Ongniel]

  • WpView
    Reads 1,274
  • WpVote
    Votes 106
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 23, 2017
"AKU MENCINTAIMU ONG" . . "Tidak, Ong. Aku yang paling banyak berkorban. Aku yang paling mencintaimu. Aku menginginkanmu. Aku-a-aku ingin mati saja kalau kau memilih lelaki busuk itu!" . . "Diam kalian, bodoh. Aku bahkan akan sungguh menarik bola mataku lalu kulemparkan ke foto pernikahan kalian. Kalian berdua sialan. Aku mencintai kalian berdua! Siapa yang ku sakiti lebih banyak? biar kutebus sisa akhir hidupku hanya untuk menjadi milikmu sepenuhnya." . . "Sakitku serasa neraka, Ong!" . "Aku bahkan rela menjadi yang kesekian asal tetap bersamamu, Ong! Lihat aku, bukan kelinci setan itu!" . . "If one day you wake up, find that you missing me--and your heart start to wonder 'where on this earth i could be' thinking maybe you comeback to the place that we meet. And you hear me waiting for you on the corner of the street I AM NOT MOVED, ONG SEONG WOO."
All Rights Reserved
#990
kangdaniel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truck of Love [taekook]
  • PROMISE - [ONGNIEL]✔
  • DAMIAN
  • Setulus Kasihmu (End)
  • [3 of 3] Married : OngNiel
  • Morphine | OngNiel
  • FOR YOU (JOHNJAE) (HIATUS)
  • Istri Sah Ikky [B×B]

Di antara ribuan kilometer jalan raya, ternyata perjalanan terjauh yang kutempuh adalah jatuh cinta kepadanya. *** Jalena Adhisty Mahardika hanya berniat menumpang ke Jakarta. Ia tidak pernah berniat jatuh cinta. Apalagi kepada Tama Adityan Prabowo, seorang sopir truk yang lebih akrab dengan muatan bawang, semen, kambing, dan jalan lintas provinsi daripada makan malam romantis atau kencan di akhir pekan. Namun satu kali menumpang berubah menjadi dua kali. Dua kali berubah menjadi kebiasaan. Dan sebelum Jalena sempat menyadarinya, kursi penumpang di samping Tama mulai terasa lebih nyaman daripada tempat mana pun yang pernah ia datangi. "Kamu malu, kan?" tanya Tama suatu malam. "Kamu malu karena pacar kamu cuma sopir truk sedangkan kamu sarjana." Jalena menatap lelaki itu cukup lama hingga Tama mulai menyesali pertanyaannya sendiri. "In this economy, having a partner with financial freedom is a jackpot. And I have you." "Kebiasaan!" gerutu Tama. "Udah tahu pacarnya tolol masih pakai bahasa Inggris." Senyum Jalena langsung melebar. "Aku bilang aku menang lotre, Mas." Tama hanyalah mantan sopir truk yang berhasil mengubah satu kendaraan menjadi puluhan kendaraan. Masalahnya, lelaki itu masih mengira dirinya cuma sopir. Sementara Jalena sudah lama menganggap dirinya masa depan. Sebuah kisah cinta antara mahasiswi yang sedikit matre, bos truk yang terlalu rendah hati, dan perjalanan panjang yang dimulai dari sebuah tumpangan menuju Jakarta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines