Story cover for Why Always Me?  by benedictagabyy_
Why Always Me?
  • WpView
    Reads 447
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 447
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Aug 13, 2017
"Gue nggak nuntut lo supaya berubah, gue cuma mau lo jadi diri lo sendiri! Yang sama sekali nggak dipengaruhin sama temen-temen lo!" Ucap Tasya.

"Lo nggak berhak atur gue terus!" Kata Julius. 

Apa yang terjadi diantara Tasya dan Julius? Apakah tasya masih mau bertahan dengan Julius?
All Rights Reserved
Sign up to add Why Always Me? to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
A Fractured Soul by FlybyAria
14 parts Ongoing
Kyra menjalani hidup di rumah yang tak pernah hangat. Ia memiliki keluarga, namun tak pernah mengenal pelukan. Ia diberi nama, tapi sejak kecil tak pernah benar-benar dianggap ada. Kematian ibunya bukan akhir dari penderitaan-itu awalnya. Dendam orang dewasa diwariskan padanya, tumbuh bersama usia dan tubuh. Kyra tidak dibesarkan untuk merasa, hanya untuk patuh. Seperti boneka yang dipelihara agar bisa disakiti tanpa perlawanan. Syakira Alastrine telah mati-setidaknya secara harfiah. Namun jiwanya masih ada, berkeliaran di antara kebenaran yang disembunyikan dan luka yang dikubur dalam-dalam. Saat tubuh baru menjadi rumah bagi jiwanya yang hancur, Kyra bangkit bukan untuk hidup kembali... tapi untuk menghancurkan. Satu per satu topeng akan jatuh. Keluarga yang terlihat sempurna ternyata penuh kebusukan. Cinta yang dianggap suci justru menciptakan luka yang tak bisa sembuh. Dan mereka yang menyakiti... akan merasakan seperti apa rasanya dihancurkan perlahan. Karena tidak semua luka bisa sembuh. Ada yang hanya bisa dibayar dengan kehancuran. ~~~~ "She came back not to be saved- but to remind them what it means to suffer." ~~~~ ⚠️ PERINGATAN (Trigger Warning): Cerita ini mengandung konten yang sensitif dan tidak cocok untuk semua pembaca. Beberapa tema yang diangkat termasuk: • Perundungan (bullying) • Relasi inses • Kekerasan fisik & emosional • Pelecehan • Trauma psikologis • Balas dendam • Adegan kekerasan dan eksplisit (konten 18+) Dibaca dengan penuh kesadaran. Cerita ini bersifat fiksi dan tidak bertujuan untuk membenarkan atau mengagungkan tindakan berbahaya.
You may also like
Slide 1 of 10
A Fractured Soul cover
GERA (SUDAH TERBIT) cover
Waktu?  cover
ELGITA  (TERBIT) cover
Unmyoung❤ [On Going] cover
The Rainbow is Over cover
Garis Takdir Nesha (TERBIT) cover
Turned Into Love cover
{Bukan} Sahabat Jadi Cinta cover
Juan [REVISI] cover

A Fractured Soul

14 parts Ongoing

Kyra menjalani hidup di rumah yang tak pernah hangat. Ia memiliki keluarga, namun tak pernah mengenal pelukan. Ia diberi nama, tapi sejak kecil tak pernah benar-benar dianggap ada. Kematian ibunya bukan akhir dari penderitaan-itu awalnya. Dendam orang dewasa diwariskan padanya, tumbuh bersama usia dan tubuh. Kyra tidak dibesarkan untuk merasa, hanya untuk patuh. Seperti boneka yang dipelihara agar bisa disakiti tanpa perlawanan. Syakira Alastrine telah mati-setidaknya secara harfiah. Namun jiwanya masih ada, berkeliaran di antara kebenaran yang disembunyikan dan luka yang dikubur dalam-dalam. Saat tubuh baru menjadi rumah bagi jiwanya yang hancur, Kyra bangkit bukan untuk hidup kembali... tapi untuk menghancurkan. Satu per satu topeng akan jatuh. Keluarga yang terlihat sempurna ternyata penuh kebusukan. Cinta yang dianggap suci justru menciptakan luka yang tak bisa sembuh. Dan mereka yang menyakiti... akan merasakan seperti apa rasanya dihancurkan perlahan. Karena tidak semua luka bisa sembuh. Ada yang hanya bisa dibayar dengan kehancuran. ~~~~ "She came back not to be saved- but to remind them what it means to suffer." ~~~~ ⚠️ PERINGATAN (Trigger Warning): Cerita ini mengandung konten yang sensitif dan tidak cocok untuk semua pembaca. Beberapa tema yang diangkat termasuk: • Perundungan (bullying) • Relasi inses • Kekerasan fisik & emosional • Pelecehan • Trauma psikologis • Balas dendam • Adegan kekerasan dan eksplisit (konten 18+) Dibaca dengan penuh kesadaran. Cerita ini bersifat fiksi dan tidak bertujuan untuk membenarkan atau mengagungkan tindakan berbahaya.