My Parent Hero

My Parent Hero

  • WpView
    Membaca 183
  • WpVote
    Vote 14
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadLengkap Min, Jan 21, 2018
WpInfo
Fiksi
Tema Sosial
Kehidupan ini sungguh membuatku merasa bahagia. dari semua hal yang aku lalui ini yang paling tak bisa dijelaskan. Membawa sejuta kebahagian dan meninggalkan sejuta kenangan buruk. "bhai, maafkan adikmu yang tak menuruti semua ucapan bhai. aku bahagia bhai, terimakasih sudah menjadi saudara yang membahagiakanku. Titip salam ku untuk ibu dan ayah di Pakistan. aku akan pulang secepatnya bhai". ku peluk laki-laki yang sudah mengisi hari-hari bahagiaku. saudara yang bawaku mengenal cinta sejati egois larangku pacaran, sedangkan dia bahkan tak bisa dilepaskan dari pacarnya bagaikan surat dan perangko. huftt. Walaupun begitu aku sayang bhaiya. "Gadis nakal ini akan pergi meninggalkan bhai ?" ku peluk adikku dengan lebih erat. "aku akan merindukan mu gadis kecil yang usilnya minta ampun. Dimana ayah harus setiap hari harus mengurut dada bahkan hampir serangan jantung karena ulah gadis nakal ini. Selamat membaca ya. Ini cerita pertama aku. maklum masih harus belajar banyak. 😀😊😊
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#13
khadijah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Maaf' (Revisi)
  • AMORA
  • AmiKa [NOVEL] SELESAI✓
  • The Second Life [ END]
  • DISA | broken
  • My (boy) Friend | Bbyu Vol.1
  • Rannia√
  • Arsyilazka
  • My Duchess / End

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan