Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
Rasa Dalam Kata

Rasa Dalam Kata

  • WpView
    LECTURAS 493
  • WpVote
    Votos 34
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, sep 12, 2018
WpInfo
Poesía
Ini bukan tentang rasa yang terlalu nikmat. Ini juga bukan tentang cara atau solusi tentang mencintai, menunggu atau melupakan. Ini juga bukan perihal rasa sakit yang mesti terus dirasakan. Ini hanya sebuah kata yang tercipta dari sebuah perasaan. Rasa yang tertuai menjadi kata yang kutulis dan kurangkai menjadi kalimat-kalimat penyampaian rasa yang tak dapat bibirku ucapkan. Dan untuk Kamu,, Terimah kasih selalu ada dalam setiap tulisanku. Tertanda,. Si Penikmat Karya yang keras kepala perilah mencintai tanpa balas.
Todos los derechos reservados
#269
fatamorgana
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • For You
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Segala Tentangmu ❝
  • Yang Pernah Patah
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Our Journey To Love
  • Narasi patah hati

WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA ⚠️ Menjadi suatu kemuliaan bagi seorang Aeraina Hawa ketika di cintai oleh lelaki yang sangat tahu caranya menepati janji. Di jaga selayaknya mahkota paling tinggi oleh keluarga besar. Namun untuk sampai di titik bahagia yang sesungguhnya. Seringkali realita tak sesuai keinginan. Selalu saja ada hal yang membuat hatinya goyah bahkan hampir roboh dan patah. Sebuah kebenaran yang lumrahnya memang teramat pahit untuk di terima. "Gue Asa," lelaki itu menyapa. "Saran gue, lo berhak kok kalau mau bales mereka yang udah nyakitin." "Membalas tidak akan membuatku lebih baik." Ini tentang wanita yang memiliki hati seluas semesta. Mengajarkan banyak hal tentang memberi maaf dan upaya mengikhlaskan. Hingga tiba suatu saat, dunia semakin keras mengajaknya berkelahi. Tanpa jeda dan tak ada henti. "Bunda... Wallahii.. Ini sakit." Maka jalan seperti apa yang akan Hawa pilih nanti? Diam atau melakukan perlawanan demi seseorang yang ia cintai? *** Ini bikinnya pakek keringat dan akal sendiri ya. Jadi jan coba-coba plagiat. Mari berkarya dengan hasil mandiri. Ayo semangat 🤏🏻 ⚠️Di larang keras plagiat

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido