Just For You [End]

Just For You [End]

  • WpView
    Reads 900
  • WpVote
    Votes 144
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 15, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
[Revisi] Athlie masih ingat bagaimana rasanya mencintainya, dan dicintainya. Meskipun satu tahun telah berlalu, rasa itu masih ada. Athlie tak bisa menyalahkan dirinya sendiri. Bagaimanapun, dia pernah menjadi bagian dari hidupnya selama dua tahun terakhir. Tapi, bagaimana jika pada akhirnya takdir tidak mengijinkan mereka bersatu? Bagaimana jika pada akhirnya mereka berdua tak akan pernah bisa bersama? Aku, untukmu. Dan Athlie merasa semuanya sudah cukup jelas, bahwa dia bukanlah untuknya. Mereka tak pernah ditakdirkan untuk bersatu, Athlie tahu itu. Hingga satu hari, sesuatu yang membuatnya ragu akan takdir kembali datang dalam hidupnya. Apakah kalimat itu masih berlaku? Bahwa, aku untukmu?
All Rights Reserved
#7
household
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cerai untuk Halena #Completed
  • Satu Senja Terlambat
  • 40 Days With You (Slow Update)
  • REGRET
  • Merayu Rasa | END
  • (Re) - Married (completed)
  • FATED (TAMAT)
  • Playing With Fire
  • Thank You and Good Bye

Tristan mencengkram kedua bahu istrinya. "Kau orang yang merenggut kebebasanku. Aku harus kehilangan wanita yang kucintai karena kau. Kenapa sekarang aku repot-repot memperhatikan perasaanmu agar bisa lepas dariku?" Tristan tersenyum licik pada istrinya. "Kau bisa bermimpi pisah dariku, hidup dengan lelaki lain dan berbahagia, tapi aku akan memastikan kau akan tersiksa hidup denganku di dunia nyatamu, Sayang." Baik Tristan maupun Halena sudah sama-sama muak hidup bersama untuk dua puluh tahun lamanya. Tristan yang tidak bisa bangkit dari cinta lamanya, selalu menyalahkan keluarga istrinya atas kepergian mantan kekasihnya, sementara Halena sudah menegaskan dia ingin bercerai karena tak tahan dengan sikap dingin suaminya. Tristan tidak bisa mengabulkan keinginan istrinya. Dia tidak mau kehilangan harta dan anak mereka, Alex. Akankah Tristan memberikan surat cerai yang ia janjikan di awal pernikahan mereka? Atau mereka mampu memperbaiki perkawinan yang sudah berjalan dua puluh tahun lamanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines