The Last Promises

The Last Promises

  • WpView
    Membaca 48
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Agt 30, 2017
Beberapa waktu lalu dia bilang dia sangat mencintaiku.. Beberapa waktu lalu dia juga bilang bahwa dia tidak akan pernah meninggalkan ku dan akan trs berada disampingku.. Dan beberapa waktu lalu juga dia mengatakan kalau dia sangat membutuhkanku dan ingin hubungan kita baik-baik saja.. Tapi dihari ini dia membuktikan kalo semua omongannya hanya buaian belaka,hanya ekspetasi berlebihan dari diriku saja.. Lantas dibuang kemana semua janji-janji manis yang dia buat? dan, dan juga impian kita bersama kelak? kenapa bisa secepat itu menguapnya? kenapa bisa secepat itu melupakannya? kenapa bisa secepat itu pergi dan hilangnya? Aku pikir dia sungguh-sungguh dengan ucapannya.. Aku pikir dia serius dengan semua janji yang telah dilontarkannya.. Dan aku pikir dia memang sungguh-sungguh mencintaiku.. Tapii.... Pada akhirnya.. Semua hanyalah kebodohan dan ilusiku semata. Dan sekarang aku harus menanggungnya sendirian, berjalan kedepan sambil memunguti semua kepingan-kepingan hati yang sudah kau hancurkan dengan begitu gampangnya. -Aku wanita bodoh yang sampai sekarang masih mencintaimu-
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#681
complicated
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Everything Happens for a Reason
  • ONE MORE TIME
  • Trial & Error
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Aku Bukan Simpanan (Lengkap)
  • Regrets of Love
  • Restore Me | TAMAT✔
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]
  • Love & Time (Complete + Chapter Bonus)
  • Mutualism Symbiosis

Segalanya terjadi begitu cepat. Otakku belum bisa bekerja maksimal untuk mengerti apa yang sedang terjadi. Kalau saja aku tahu hal ini akan terjadi, aku akan menggunakan waktuku sebaik - baiknya. Aku akan mengukir kenangan terbaik bersamanya. Aku akan berada di sisinya di saat - saat terakhirnya. Mengapa ini terjadi begitu cepat? Aku masih sulit mencerna apa yang terjadi. Aku bertemu dengannya seperti baru kemarin saja. Bersama dengannya membuat waktu seolah - olah berhenti. Membuatku tidak bisa memikirkan apa - apa selain kebersamaanku dengannya. Itu sungguh menyenangkan. Rasanya aku ingin membunuh waktu agar waktu tidak berjalan dan aku dapat terus bersamanya. Sekarang, kebersamaan itu hilang begitu saja. Lenyap ditelan bumi. Andai aku mempunyai mesin waktu, aku tidak akan membiarkan hal ini menimpa dirinya. Aku tidak mau kehilangan dirinya. Waktu. Sekarang aku jadi membenci waktu. Mengapa waktu tidak bisa memberi pertanda bahwa sesuatu akan terjadi? Mengapa waktu terus berjalan begitu saja tanpa memikirkan perasaan orang lain? Perasaanku. Semua hal yang kupercaya berbalik menentangku. Aku tidak tahu apa yang harus kupercayai.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan