BS
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 14, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Kenapa kalian tidak mengumpulkan tugas?" tanya bu dini setelah-sekumpulan anak-anak yang dapat panggilan sesampainya di kelas 9C. Alhasil mereka bingung karna jika di jawab salah, kalau tidak di jawab makin salah. Karna memang guru yang selalu benar. "L-lupa bu."jawab manda ragu. "lupa-lupa! Enak ya kamu jawabnya."bu dini menatap manda tajam-seketika tatapan bu dini beralih kepada AUREL yang sedang asik memainkan handphon nya. "kamu juga,kenapa kamu tidak mengerjakan tugas yang saya berikan ?" tanya bu dini melirik aurel "males bu!" jelas Aurel yang membuat semua teman menatapnya. "apa kamu bilang?" bentak bu dini "saya bilang saya males ngerjain bu! Apa masih kurang jelas?" jawab Aurel .membuat bu dini diam dan tak bersuara karna Aurel pasti akan terus membangkang perkataannya. Saat bu dini marah di depan kelas yang membuat seisi kelas 9C hening, tiba-tiba muncul seorang cowok yang baru saja datang membawa beberapa lembar kertas ,yang sepertinya baru saja selesai di fotocopy Aurel tersentak saaat melihat cowok itu. "permisi, bu ini fotocopy an nya bu"cowok itu masuk dan menyerahkan lembaran kertas itu ke bu dini. " oh, iyah makasih ya dinar. Sekarang silahkan kamu duduk di kursi kamu" ucap bu dini. Tanpa menjawab apapun dinar pun berjalan menuju tempat duduk nya, dengan melirik Aurel sesekali. "rel!rel!,bukannya itu cowok lo?"tanya manda. "hmmmm"jawab Aurel "lo gak malu? Lo di hukum padahal di kelas ini ada cowok lo!"tanya manda lagi "terus,,kenapa gue harus malu? "jelas Aurel.Setelah masalah tugas selesai semua anak kelas 9L balik ke kelas.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • Friendzone My Love
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • ALRIN
  • Dear Husband [TAMAT]
  • Ardi & Ara [End]
  • Hidupku Bagaikan Sehelai Daun💌
  • DOSEN BUCIN - (TAMAT)

Satu Minggu sudah Reza tak nampak di sekolah . Setelah kejadian kemarin penyakit nya kambuh. "Kok Reza gak masuk2 ya? " tanya Nabila pada Ridwan ( kebetulan Reza dan Ridwan adalah sepupu) "Dia masih sakit karena kemarin itu " jawab ridwan " Oh ,memang separah itu ya?" tanya nya lagi " Entah bil ,gue juga kurang tau" jelas ridwan lagi nabila menggangguk " besok hari minggu kita ke rumah Reza yuk?" ajak nabila kepada teman2 nya " Oke, kumpul di rumah Gue ya " respon Arif karena memang rumah nya tidak jauh dari rumah Reza "Siap " jawab mereka kompak Bel pulang sekolah berbunyi murid2 berhamburan keluar karena mereka sudah di jemput orang tua masing2 "Eh ,gue tunggu di rumah ya ,bye" teriak Arif sembari bergegas keluar kelas "Siap bos" jawab yg lain nya kompak "Bil,gue pulang dulu ya ,dadah "kata murid 1 sambil melambaikan tangan nya di ikuti teman2 yg lain "Dadah " jawab nabila Iya, Nabila memang lebih memilih pulang terakhir karena yang pasti sekolah pun sudah sepi ,jadi tidak perlu berdesak2an Sekitar 15 menit,Nabila sudah sampai di rumah nya "Assalamualaikum" salam Nabila tidak ada jawaban karena memang rumah sepi saat siang hari . Nabila masuk rumah dan segera mengganti pakaian nya .bergegas pergi ke warung nenek nya di depan gang. Malam pun datang Nabila yg tengah duduk di teras rumah nya dengan beberapa buku bacaan ,tentu,karena nabila gemar membaca Tak lama Rizki datang "Lagi apa bil??" Sapa Rizki "Bisa kali salam dulu"jawab nabila ketus "Iya iya ,assalamualaikum nabila cantik,lagi apa?"goda rizki dengan sedikit tertawa "Rizki apaapaan si lo,waalaikumussalam,lagi baca2 aja,lo mau apa kesini ??tumben"kata nabila heran "Besok ke rumah arif gue ikut ya?sekalian mau jenguk Reza,please bil?rengek rizki "Iya iya ,besok jam 9:30 lo udah harus stand by di rumah gue"perjelas nabila "Oke tuan putri,besok gue tepat waktu kok,gue pulang dulu,assalamualaikum "kata rizki pergi meninggalkan nabila "Dasar aneh lu ki,waalaikumussalam"jawab nabila sembari memasuki rumah nya

More details
WpActionLinkContent Guidelines