Story cover for BS by HauraMaullinaAnjani
BS
  • WpView
    LECTURAS 3
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 3
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado ago 14, 2017
            “Kenapa kalian tidak mengumpulkan tugas?” tanya bu dini setelah—sekumpulan anak-anak yang dapat panggilan sesampainya di kelas 9C. Alhasil mereka bingung karna jika di jawab salah, kalau tidak di jawab makin salah. Karna memang guru yang selalu benar.
          “L-lupa bu.”jawab manda ragu.
          “lupa-lupa! Enak ya kamu jawabnya.”bu dini menatap manda tajam—seketika tatapan bu dini beralih kepada AUREL yang sedang asik memainkan handphon nya.
          ”kamu juga,kenapa kamu tidak mengerjakan tugas yang saya berikan ?” tanya bu dini melirik aurel
“males bu!” jelas Aurel yang membuat semua teman menatapnya.
“apa kamu bilang?” bentak bu dini
“saya bilang saya males ngerjain bu! Apa masih kurang jelas?” jawab Aurel .membuat bu dini diam dan tak bersuara karna Aurel pasti akan terus membangkang perkataannya.

           Saat bu dini marah di depan kelas yang membuat seisi kelas 9C hening, tiba-tiba muncul seorang cowok yang baru saja datang membawa beberapa lembar kertas ,yang sepertinya baru saja selesai di fotocopy 
        Aurel tersentak saaat melihat cowok itu.
           “permisi, bu ini fotocopy an nya bu”cowok itu masuk dan menyerahkan lembaran kertas itu ke bu dini.
 “ oh, iyah makasih ya dinar. Sekarang silahkan kamu duduk di kursi kamu” ucap bu dini.
   Tanpa menjawab apapun dinar pun berjalan menuju tempat duduk nya, dengan melirik Aurel sesekali.

       “rel!rel!,bukannya itu cowok lo?”tanya manda.
“hmmmm”jawab Aurel
“lo gak malu? Lo di hukum padahal di kelas ini ada cowok lo!”tanya manda lagi
“terus,,kenapa gue harus malu? “jelas Aurel.Setelah masalah tugas selesai semua anak kelas 9L balik ke kelas.
     
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir BS a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Hidupku Bagaikan Sehelai Daun💌 de AuraFebiyani
15 partes Concluida
Follow dulu yah... Jan pelit2 ngasih bintang.nya 😆 "Hhm.. Yhsdah aku duluan yah Ra.. Daahh Assalamualaikum" Ucap Dea dan Rahma sambil jabat tangan khusus "Waalaikumsalam" Tiba² pas aura lagi handsatan, ada pria yang datangin Aura "Ra. Woiyy... Raa... Raaaaaa... Nih orang knpa... Raa.. Haaii.. Halooo... Asalamualaikum." Ucap Yusuf "Lalalaa, Sholatullah.. Salamullah 'ala thahaa Rasulillah"Aura tak dengar karna sedang handsatan dan bersholawat, tiba² Yusuf duduk disampingnya dan aura kaget berdiri sambil nasehatin yusuf (maklumlah gak marah, aura bukan tipe cewe pemarah) "Eehh.. Kok Kamu nda bilang sih, Eehh yusuf ihh kamu itu yah, klau mau duduk permisi kek apa kek.. Asal duduk aja gimana sih Suf" Ucap Aura kesal dan sabar menahan suara tegasnya "Eehh.. Dr tadi aku bilang Ra.. Ra.. Ra.. Gak ada respon. Mlhan kamu asik handsatan lagi" Ucap yusuf "Iyh maaf, ada apa kok kamu kesini" ucap aura "Hhmm. Aku mau bahas soal tugas puisi kita mau kerpok dimana," Tanya Yusuf "Hhmm, yang deket aja," ucap aura sambil berusaha menjaga jarak "Di taman bermain gimana, selain Deket juga disitu, bnyak ruangan buat kerpok dan angin ya sepooy sepoy"Ucap Yusuf PD.nya "Hhmm.. Okeyy.., yhsdah aku mau pulang, assalamualaikum, abi.. Alhamdulillah abi udah jemput,"Ucap Aura senang "Ra.. Itu siapa, kamu habis ngobrol sama dia" ucap Abi lirik yusuf "Oiia bi, soal.nya disekolah ngadain tugas kerpok berpasangan membuat puisi, trus Aura kebagian pasangan kelompoknya sama Si Yusuf yhsdah, ini aja jam set 2 aura mau kerpok di Taman bermain boleh kan bi" Ucap aura sembari menjelaskan "Hhmm.. Okey tetap jaga jarak, dan inget jangan melanggar Larangan Allah yah," ucap abi "Iyh bii.. Siapp... Yhsdah pulang yuk, bi" Ucap Aura sambil membonceng abinya silahkan membaca sobat.. jan lupa Follow IGku yaahh @Raa_akhwatna2005 salam kenal buat semuanya.. semoga suka😁
ANNISA {ON GOING} de RaisyaAlvira
7 partes Concluida
Annisa Maudi Ayunda. Gadis berusia 19 tahun yang mampu meluluhkan hati seorang lelaki cuek. Nih spoilernya↓ ___________________ TINN TINN TINN... "Astagfirullah. Siapa sih pagi-pagi yang udah mainin klakson-nya ey, ganggu pisan" Annisa menggerutu sebal karena ia dikejutkan oleh klakson mobil yang tepat dibelakangnya. "WOY! MINGGIR lO!" belum selesai dengan gerutuan-nya Annisa kembali dikejutkan dengan suara si pemilik mobil tersebut. "Ya Allah, kayaknya kamu suka banget ngagetin orang deh" bahkan saat berbicara dengan orang yang dibelakangnya, Annisa tidak membalikkan badannya sama sekali. "GUE BILANG MINGGIR YA MINGGIR! dasar dekil" walau nada bicara pada kalimat terakhirnya ia kecilkan, tapi tetap saja Annisa masih bisa mendengarnya. "HEH! APA KAMU BILANG TADI? DEKIL? HEY JAGA UCAPAN MU YA!" Annisa benar-benar jengkel pada orang tersebut "YA EMANG lO DEKIL, MAKANYA NGACA SONO!" pemuda yang diketahui bernama Ardhiansyah Vero Aditama atau yang sering dipanggil Ardhi ini memang terkenal dengan sikap angkuhnya karena ayahnya, Adriansyah Vernon Aditama adalah kepala yayasan di kampus-nya. "Huhhh ngadepin kamu mah gak bakal kelar urusannya" sebelum Annisa berbalik dan meninggalkan Ardhi , Ardhi sudah menghentikannya dengan berbicara. "SIAPA lO SAMPAI-SAMPAI lO BERANI SAMA GUA" dan benar saja ucapan Ardhi pun dinotice oleh Annisa. "Aku? Aku emang bukan siapa-siapa dan buat apa aku takut sama kamu. Sama-sama makan nasi ini kan? Kecuali kalo kamu makan manusia baru aku takut.." sontak ucapan Annisa mengundang tawa dari para mahasiswa yang melihat kejadian itu. Ardhi yang melihat kalau dia ditertawakan oleh semua orang langsung mengucapkan kata-kata yang membuat mereka bungkam. "DIAM KALIAN! MAU GUE KELUARIN DARI KAMPUS HAH?!!" para mahasiswa yang dari tadi mentertawakannya langsung saja membungkam mulutnya dan pergi dari sana. _______________________ Cie yang penasaran! Yuk langsung dibaca! Jangan lupa like and Comment!
Don't Love for DEVIL'S (HIATUS) de NursyifaAR0
19 partes Continúa
"Rembulanku, kau akan kembali pada dekapanku.Aku pasti menemukanmu..!!" Pencarian seorang CEO terhadap wanita yg ia cintai selama bertahun tahun,kini tertuju pada seorang anak SMA culun berkacamata,cupu,dan sering di bully di sekolahnya. Pertemuannya dengan gadis itu adalah ketidaksengajaan dari sang sopir yang menabrak gadis tersebut saat pulang sekolah, dan bertanggung jawab dengan mengobati gadis itu dirumahnya. Saat gadis itu sadar dan mulai pulih,ia bergegas mengemasi barang barangnya dan ingin pergi dari rumah itu. "AAHHH....!!ini jam berapa..?ibu pasti marah kalo aku belum pulang,kaca-kacamata mana ya...!" BRUUKK..!! "Aduhh,Lula nabrak apaan ya..,gak keliatan soalnya,aduh kacamata Lula mana ya.." Sialnya, ia tak menemukan kacamatannya,dan penglihatannya menjadi buram,hingga akhirnya menabrak seorang CEO muda itu. Sekilas CEO itu memperhatikan gadis yang terjatuh di hadapannya dan menyadari sesuatu. "Hmm aku mengenali tanda itu" gumam Devan. Firasat yg kuat mengatakan ia telah menemukan kekasihnya,tapi ia sendiri tak yakin bahwa gadis tersebut adalah wanita yang ia cari saat ini. "Rey,gue minta lo awasi siswi SMA, dan cari tahu identitasnya.." "yaelah,,gimana caranya bjir,gue harus jadi mata mata gituh?" "Engga gitu juga bego,lu pura pura jadi siswa baru di SMA itu,dan lo harus jagain dia,lo harus ada di sisinya" "Hmm,menurut gue, lo ngira cewe SMA itu adalah cewek lo yg udah lama hilang?"haha gausah ngada ngada deh lo,mana mungkin anak SMA itu cewek lo,gila!" "Apakah benar gadis itu adalah wanita yg ia cari cari selama ini?"
Forever Friends ( End ) de lilialestari9
11 partes Concluida
Clara minum teh manis hangat yang tadi pagi dia siapkan dalam termos kecil kesayangannya. Menghirupnya secara perlahan untuk merasakan aroma teh melati yang harum berbalur sedikit rasa manis. Karena Clara tidak terlalu suka rasa teh yang terlalu manis. Cukup senyum manisnya Gibran cowok tercintanya saja yang Clara sukai. Pagi ini Gibran belum memberinya kabar , terakhir sore kemarin Gibran mengirim pesan kepada Clara di obrolan pribadi hanya menanyakan Clara ada dimana , apakah sudah sampai dirumah dan sudah makan siang. ----- Clara langsung bangkit dan menempatkan termosnya diatas meja lalu keluar kelas untuk mulai menyambut kedatangan teman-teman kecilnya didepan pintu kelas. "Ibu guru ... aku udah berani sendiri dong." " Liat deh , mamaku anterin aku sampai pintu pagar aja ." kata Sena dengan bangganya. "Oiya ya ... mama Sena cuma anterin sampai pintu pagar." "Alhamdulillah ya Sena berhasil pagi ini." lanjut Clara sambil melangkah maju menyambut Sena dan berjongkok untuk menyamakan posisinya dengan tinggi badan Sena. ----- "Ibu guruuuu.... ada ular !" teriak Sena "Ada ular ... Awas teman-teman hati-hati , kita lapor polisi bu guru ." ucap Raya dengan suara cemprengnya sibuk berteriak-teriak sehingga memancing teman-temannya yang perempuan untuk ikut berteriak-teriak heboh. "Bu guru ... kenapa cacingnya gak dibunuh aja bu." "Kan cacingnya udah gangguin kita tadi." "Iya bu guru ... cacingnya pasti gak mandi sama sikat gigi deh." tambah Hanin dengan suara cemprengnya menimpali ucapan Nilam ----- #Proses revisi per Bab# #Mohon maaf bila tidak nyaman#
Dear, Mr. Duda de Mikas4
36 partes Concluida Contenido adulto
Cerita sudah tamat! Sudah tersedia versi Audio Book Pogo ya teman-teman :) Sinopsis, "Biar saya lihat," gumam Pak Adam membuat Alara terperanjat kaget tiba-tiba melihat dosennya sudah ada di sebelahnya. Mata teman-teman Alara kini menatap Alara penasaran. "Apa yang kalian lihat?" tanya Pak Adam dengan suara menggema membuat setiap mahasiswa kembali fokus ke ujian mereka masing-masing. Tak lama, pria itu kembali menatap Alara. "Saya ingin lihat lembar ujian kamu." "S-saya belum selesai, Pak." "Tidak apa-apa. Kemarikan!" titahnya seakan tidak ingin dibantah. Perlahan Alara memberikan kertas tersebut dengan tangan bergetar. Adam menatap lembar jawaban istrinya dengan seksama sebelum mengoyak kertas jawaban itu membuat mata Alara seketika melebar. Ia segera berdiri dan kembali mendapat atensi dari teman-temannya. "Apa yang Bapak lakukan?!" serunya tidak percaya lalu mengutip kembali kertas ujian yang berserakan. Adam mengabaikan seruan Alara lalu menatap setiap mahasiswa yang kini menatapnya takut dan berkata. "Jika sekali lagi saya temukan kalian berbuat curang seperti Alara, tidak satu pun dari kalian yang akan lulus ujian saya." Mata Adam lalu beralih pada Alara yang nyaris menangis di tempat. "Sekarang kamu keluar dari ruangan saya." Lihat saja! Dia tidak akan membiarkan pria itu tidur bersamanya nanti malam. **** Baca, hayati, rasakan, karena ini bukan kisah dengan sejuta konflik. Ya, ini hanya kisah tentang Alara dan Adam.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Hidupku Bagaikan Sehelai Daun💌 cover
Maura √ (Tamat - Karyakarsa)  cover
ANNISA {ON GOING} cover
Don't Love for DEVIL'S (HIATUS) cover
SECRET cover
Ardi & Ara [End] cover
Forever Friends ( End ) cover
Dear, Mr. Duda cover
Sweet Combat cover
Aladin [SELESAI] cover

Hidupku Bagaikan Sehelai Daun💌

15 partes Concluida

Follow dulu yah... Jan pelit2 ngasih bintang.nya 😆 "Hhm.. Yhsdah aku duluan yah Ra.. Daahh Assalamualaikum" Ucap Dea dan Rahma sambil jabat tangan khusus "Waalaikumsalam" Tiba² pas aura lagi handsatan, ada pria yang datangin Aura "Ra. Woiyy... Raa... Raaaaaa... Nih orang knpa... Raa.. Haaii.. Halooo... Asalamualaikum." Ucap Yusuf "Lalalaa, Sholatullah.. Salamullah 'ala thahaa Rasulillah"Aura tak dengar karna sedang handsatan dan bersholawat, tiba² Yusuf duduk disampingnya dan aura kaget berdiri sambil nasehatin yusuf (maklumlah gak marah, aura bukan tipe cewe pemarah) "Eehh.. Kok Kamu nda bilang sih, Eehh yusuf ihh kamu itu yah, klau mau duduk permisi kek apa kek.. Asal duduk aja gimana sih Suf" Ucap Aura kesal dan sabar menahan suara tegasnya "Eehh.. Dr tadi aku bilang Ra.. Ra.. Ra.. Gak ada respon. Mlhan kamu asik handsatan lagi" Ucap yusuf "Iyh maaf, ada apa kok kamu kesini" ucap aura "Hhmm. Aku mau bahas soal tugas puisi kita mau kerpok dimana," Tanya Yusuf "Hhmm, yang deket aja," ucap aura sambil berusaha menjaga jarak "Di taman bermain gimana, selain Deket juga disitu, bnyak ruangan buat kerpok dan angin ya sepooy sepoy"Ucap Yusuf PD.nya "Hhmm.. Okeyy.., yhsdah aku mau pulang, assalamualaikum, abi.. Alhamdulillah abi udah jemput,"Ucap Aura senang "Ra.. Itu siapa, kamu habis ngobrol sama dia" ucap Abi lirik yusuf "Oiia bi, soal.nya disekolah ngadain tugas kerpok berpasangan membuat puisi, trus Aura kebagian pasangan kelompoknya sama Si Yusuf yhsdah, ini aja jam set 2 aura mau kerpok di Taman bermain boleh kan bi" Ucap aura sembari menjelaskan "Hhmm.. Okey tetap jaga jarak, dan inget jangan melanggar Larangan Allah yah," ucap abi "Iyh bii.. Siapp... Yhsdah pulang yuk, bi" Ucap Aura sambil membonceng abinya silahkan membaca sobat.. jan lupa Follow IGku yaahh @Raa_akhwatna2005 salam kenal buat semuanya.. semoga suka😁