Wanita yang Cerai

Wanita yang Cerai

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 14, 2017
Wanitaku sayang, Jangan sesekali berasa lemah, Perceraianmu terkandung hikmah, Ia bukan tanda kau bersalah, Mehnah hidup, perlukan muhasabah. Wanitaku sayang, Perceraian bukan selamanya keburukan, Kadangkala ia jadi ubat menyembuhkan, Allah adil memberikan penyelesaian, Teguklah ubatmu dengan ketabahan. Wanitaku sayang, Kajilah kisah tokoh-tokoh wanita, Menjadi inspirasi tika kau berduka, Tiada hidup tanpa derita, Semuanya akan berbuah bahagia. Wanitaku sayang, Si solehah Atikah pernah berpisah, Dengan anak Abu Bakar bernama Abdullah, Begitu juga puteri Umar, Hafsah, Pernah diceraikan oleh Rasulullah. Wanitaku sayang, Meskipun mereka insan ternama, namun perceraian tetap menerpa, itu tanda engkau dan suamimu tidak hina, masing-masing ada sebabnya. Wanitaku sayang, Sebelum menjadi kesayangan Nabi, Khadijah pernah diceraikan suami, Sebelum menjadi kesayangan Uthman, Ruqayyah dan Ummu Kalthum pernah ditinggalkan. Wanitaku sayang, Tika suami melafaz cerai, Dan air matamu jatuh berderai, Allah menghitung dengan saksama, Adakah dirimu insan dianiaya? Wanitaku sayang, Tika suami sudah tidak sudi, Allah setia di pintu hati, Keputusan suami perlu dihormati, Kuasa talaqnya diberi Ilahi. Wanitaku sayang, Tika kau yang mulakan perceraian, Ia rukhsah yang dimaafkan, Selagi alasanmu bukan sebarangan, Tegakkan hak Allah dalam ketaatan. Wanitaku sayang, Tika kau tekad inginkan perpisahan, Kau berhak singkirkan kesengsaraan, Berhikmahlah mengambil kelonggaran, Menadah tangan, pohon keredhaan. Wanitaku sayang, Biarlah masyarakat memandang hina, Asal Allah memandang mulia, Asal dirimu pasrah menerima, Semuanya akan baik-baik sahaja.
All Rights Reserved
#324
cerai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]
  • زوجتي( Zaujatii)
  • Kata-kata mutiara Islami ✔
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • After My Prayed
  • My Quuen is Bad Gril
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • Bulan Berkisah [SUDAH TERBIT]

"Karena hanya dengan berdoa, aku merayu Allah dalam usaha menjemput cinta mu" Masa lalu yang pernah di alami oleh Zahira Nafisha Haura membuatnya membenci semua laki-laki. Ayah yang seharusnya menjadi cinta pertama bagi semua anak perempuan nyata nya tidak untuk Haura. Ia sangat membenci Ayahnya karena perlakuan buruk Ayahnya kepada Ibu Haura. Sejak kecil Haura sering melihat penderitaan yang Ayahnya berikan kepada Haura dan Ibunya. Dan karena perlakuan buruk itu tak hanya mental Haura yang terganggu tapi masa depan dan alasan Haura untuk bahagia telah hilang. Ibunya meninggal karena Ayahnya. Dan Ayahnya juga tak perduli pada ia dan Ibunya yang sudah tiada. Bukankah Ibu Haura adalah istri nya? kenapa dia setega itu! Bahkan setelah Ibunya meninggal pun Haura semakin membenci Ayahnya dan ia tak mau bertemu lagi dengan pria yang paling ia benci itu. Semenjak Ibunya meninggal, Ayahnya pun hilang bak di telan bumi. Tak peduli dengan Haura dan masa depannya. Hingga suatu saat seorang pria datang dengan beraninya memperlihatkan tawa indah yang telah lama hilang di pipi Haura. Pria yang membuat Haura kembali merasakan cinta, tapi apakah rasa itu bertahan lama? Ikhtiar menjemput cinta Hanya dengan berdoa, Aku yakin Allah akan mempersatukanku dengan tulang rusuk ku. Kamu bidadari syurga yang Allah tetapkan menemani ku di setiap waktu ku. Kamu yang aku usahakan untuk selalu tersenyum. Tak perlu ada balasan cinta, karena cintaku saja sudah cukup untuk kita berdua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines