Story cover for Ambisi by vannypsari
Ambisi
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Aug 15, 2017
Semua orang mungkin memiliki ambisi. Begitu pun dengan Arga. Banyak keinginan yang ingin dicapainya. Padahal sudah banyak yang ia dapatkan. Keluarga yang harmonis, prestasi di berbagai bidang, dan teman-teman yang sangat akrab dengannya. Tapi semua itu belum cukup baginya. mengingat ia masih sendiri. Silih berganti pasangan menemaninya. Namun masih belum ada yang sangat menyangkut dihatinya. Tetapi suatu ketika seseorang yang mampu menyentuh hatinya teramat lekat. Orang itu sangat sulit untuk dia gapai. Akankah dia mendapatkan orang tersebut? Waktu yang akan menjawabnya.
All Rights Reserved
Table of contents

1 part

Sign up to add Ambisi to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Kita Beda Tuhan [TAMAT] by KanadaAn
30 parts Complete
Kerangka Cerita 30 Bab [TAMAT] Bab 1: Pertemuan Tak Terduga Eren dan Mahendra bertemu secara tidak sengaja dan mulai berteman. Bab 2: Tumbuhnya Perasaan Mereka semakin dekat, tapi mulai sadar ada perasaan lebih dari sekadar teman. Bab 3: Kenyataan yang Menyakitkan Eren dan Mahendra menyadari perbedaan agama mereka bisa menjadi masalah besar. Bab 4: Tekanan Keluarga Keluarga Eren dan Mahendra mulai curiga dan mencoba menjauhkan mereka. Bab 5: Rahasia yang Terbongkar Seseorang mengetahui hubungan mereka dan memberi tahu keluarga. Bab 6: Pertemuan yang Menentukan Mereka dipaksa berpisah oleh keluarga masing-masing. Bab 7: Di Persimpangan Jalan Eren dan Mahendra menjalani hari-hari penuh kesedihan tanpa satu sama lain. Bab 8: Harapan Kecil Mereka bertemu kembali secara tidak sengaja dan mulai berbicara lagi. Bab 9: Ketika Waktu Berbicara Mahendra mencoba meyakinkan keluarga bahwa perasaannya serius. Bab 10: Bayangan di Masa Depan Ara mulai ragu, takut menyakiti keluarganya dan dirinya sendiri. Bab 11: Jalan Tengah Mereka mencari solusi agar tetap bisa bersama tanpa menyakiti siapa pun. Bab 12: Pengorbanan Salah satu dari mereka harus mengorbankan sesuatu demi hubungan ini. Bab 13: Keputusan Terakhir Mereka dihadapkan pada pilihan sulit: tetap berjuang atau berpisah selamanya. Bab 14: Titik Balik Sebuah kejadian mengubah segalanya, membuat mereka melihat cinta dari sudut berbeda. Bab 15: Akhir yang Ditentukan Takdir Apakah mereka bisa bersama, atau ini hanya kisah cinta yang tak bisa bersatu? Bab 16: "Sisa Rasa di Antara Kita" Menunjukkan bahwa meski hubungan telah berakhir, perasaan itu masih ada. Bab 17: "Saat Hati Mulai Pulih" Menggambarkan proses Ara dalam menyembuhkan dirinya sendiri setelah perpisahan. Bab 18: "Antara Masa Lalu dan Masa Depan" Fokus pada bagaimana Ara berdamai dengan masa lalunya dan mulai menatap ke depan. Bab 19: Di Persimpangan Takdir Eren mencoba untuk melepaskan Mahendra dan menjalani hidup baru dikota. ---
You may also like
Slide 1 of 9
Erlangga cover
Secret ALTA cover
Waktu?  cover
Kita Beda Tuhan [TAMAT] cover
Kamulah Orangnya cover
ANTARA DOA DAN RASA cover
Ikhlasku Merelakanmu (END) cover
SENANDIKA [ON GOING] cover
Mahligai Cinta [END]✓ cover

Erlangga

7 parts Complete

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?