My Temporary Wife [SLOW UPDATE]

My Temporary Wife [SLOW UPDATE]

  • WpView
    Reads 34,855
  • WpVote
    Votes 2,257
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 23, 2018
Menjadi istri sewaan ternyata tidak semudah yang Hinata bayangkan apalagi ketika dirinya mulai terjebak dalam cinta sepihak setelah menjalani hidup bersama sang suami. Bagai neraka dunia, Hinata harap enam bulan kedepan dapat dilaluinya dengan baik. Tapi terkadang apa yang kita inginkan tidak sejalan dengan takdirkan? ____________________________________ 'Perjanjian batal apabila pihak kedua dinyatakan hamil' what? Menuntut penjelasan lebih lanjut, Hinata menatap tajam sosok penuh wibawa sekaligus pintar mengusut siasat licik dibalik topeng ramahnya. "Ini apa?" Hinata menunjukan jarinya pada kalimat singkat dengan gerakan kasar seperti hendak menjebol kertas yang tebalnya tidak sampai satu milimeter itu. "Perjanjian tambahan. Kau tahukan aku tidak suka bisnis yang nantinya menyeret-nyeret masalah perasaan, ikatan batin atau tetek bengek tidak penting lainnya." Mengibaskan tangan seakan mengusir lalat imajiner yang berterbangan di sekitarnya. Itachi berkoar tentang pentingnya menjaga jarak, cukup andil dalam membentuk image tangan dan hati besi dari sudut pandang Hinata. [NOT EDITED/SLOW UPDATE]
All Rights Reserved
#1
narutofanfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FROZEN ROOM
  • Forgive Me
  • Bear The Burden
  • Contract Marriage [END]
  • You're not Alone
  • Y O U
  • Rainy Night Affair
  • I'not Married [End]
  • The Deepest of Love (NaruHina) - END
  • Exist in Your Heart

Bukan harmoni yang menenun kisah, melainkan dua hati yang saling menggenggam, bukan karena sejiwa, melainkan takut tenggelam. Mereka melangkah di bayang-bayang kebiasaan, seperti jejak yang pasrah pada tanah, seakan takdir telah dipahat di batu, tak mungkin runtuh, tak mungkin luruh. Namun lupa, bahwa di langit segala rencana, Tuhan bisa mengubah arah angin, menggugurkan perasaan seperti daun yang luruh sunyi, tak lagi dirindukan rantingnya, mengurai takdir sehalus desir, nyaris tak terdengar, tapi mengubah segalanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines