
Aku tersesat dan kelelahan. Memohon setiap hari nya akan sebuah keajaiban. Disitulah aku menemukan mu yang seperti malaikat, tapi kau merintih dalam pesakitan, sayap mu patah. Saat tangan mu satu-satu nya yang bisa ku gapai. Sebaliknya, kau menyiksa setiap detik-ku dengan tangan rapuh itu. - Lai Guanlin [LglxPjh]Todos los derechos reservados