Ketika Tangan Berbicara

Ketika Tangan Berbicara

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 31, 2017
Penodaan dunia sesungguhnya bukan karena pencurian, pembunuhan, atau pelecehan. Ini yang disebut manifestasi alami manusia, ketika tangan berbicara maka mulut harus dibungkam, ketika kekuasaan meronta maka kebenaran ditutup. Gagasannya sederhana saja. Punya kuasa kau berhak bebas, tidak punya apa-apa kau menyerah saja. Ini hidup dan pegangannya ada pada pribadi masing-masing. Bernapas tapi dikejar dosa, atau mati tapi mengejar pendosa? Itu pilihan, dan sebuah pilihan dibuat karena alasan. Dan alasan dibuat karena ada kebohongan, dan kebohongan terjadi karena ada tangan yang berbicara di belakangnya.
All Rights Reserved
#36
fair
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SINGGAH (Telah Terbit)
  • Identity
  • Fault Into My World ( Revisi)
  • Cinta Suci Zahra✓
  • TIKUNGAN SEPERTIGA MALAM
  • 🇮🇩ꦿwolf In Sheep's Clothing?࿐ [Countryhuman]
  • AdiSaka ( On Going )
  • MAFIA VS MUSLIMAH
  • Quant (On Going)
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)

WARNING!! SEBAGIAN PART TELAH DIHAPUS ___ Note: Sebelum baca, silahkan baca Ps. di bawah. Rank❣ #11 in Spiritual: 31/07/18 #14 in Chicklit: 31/07/18 ___ Aku bahagia. Sangat bahagia dalam kesendirian ini. Dengan begini aku bisa menikmati waktu yang kupunya dengan beribadah dan memeluk-Nya lebih erat lagi. - Ailani Khaliqa Rabani - Sudah terlambatkah bagiku untuk memperbaiki kesalahanku? Untuk memulainya dari awal? Meskipun kamu sangat terluka karenaku, bolehkah aku yang mengobatinya pula? - Arsakha Tsabit - Aku yang dulu membuatmu melupakan rasa sakitmu. Aku yang membuatmu nyaman dan seharusnya akulah tempatmu pulang nanti. - Fathiya Ardila - Aku mencintaimu karena Allah. Tidak peduli seberapa hancurnya dan seberapa banyak kepingan hatimu yang terluka, aku akan mengobatimu. Kamulah tempatku berpulang. - Arifatih Ismawan - Kamu bisa belajar mencintaiku setelah kita menikah nanti. - Sherly Eldifya - Juli, 2016 Regards, Selvania Nova Sidiqisma Ps.: Ada beberapa bab yang diprivate demi keamanan hak cipta, kalau mau baca silahkan follow dulu. Selesai baca, mau unfollow silahkan. Ini bukan ajang untuk cari followers, hanya bentuk perlindungan penulis terhadap karyanya. Selamat membaca, semoga bermanfaat. 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines