It's Me - Marie Oldome

It's Me - Marie Oldome

  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 23, 2017
"Who you?" aku pura pura tidak mengenalnya "Marie, its me. . . Eiden. remember me?" Eiden mencoba menenangkan ku, karena saat itu aku dalam keadaan kacau. dan aku membawa pistol waktu itu. aku kehilangan kontrol "stay way from me, stay wayyy. . . yoouuu leeave meee" aku berteriak padanya dan air mataku jatuh "Marie, please. . I'm here. . please" "No, I'll kill you" aku melihat banyak teman teman ku disana, mereka bermaksud menjenguk ku tapi ketika melihat mereka terutama Eiden. aku merasa gila. Semua kejadian kejadian buruk tiba tiba muncul di otakku. Aku merasa takut, marah, sedih, sakit hati, cemas "Marie. . ohhh" Janne menangis melihat ku seperti tidak percaya apa yang telah terjadi padaku Eiden mendekat dan (suara pistol) "ohhh ohh my god" semua yang ada disana terkejut aku tidak sengaja menekan pistol dan peluru itu mengenai perut kiri Eiden "Marie. ." lalu Eiden jatuh terkapar
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Miss You
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • MY Expectation (FINISH)
  • Diksi Matahari ⛅ (TAMAT)
  • I transmigrated to become a mistress [End] (only on Wattpad)
  • Become Straight World (Hiatus!)
  • Wrong Dream
  • Crazy Couple [End] ✔
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • Hopeless

EXO Romance Series : 1. I miss You 2. It's Okay It's Love (I Miss You) Disebuah tempat yang begitu gelap dan menakutkan. Aku berdiri dan membeku saat seseorang yang merupakan sandaranku berdiri diseberangku dan mengarahkan sebuah pistol kearahku. "Matilah kau!" Ucapnya sambil tersenyum smirk sebelum melepaskan pelatuknya. Dddoorr.... Entah mengapa seseorang memelukku dan peluru menancap ditubuhnya. "Chanyeol"pekikku saat tubuhnya jatuh dihadapanku. Sesaat aku menatapnya sambil menangis. "Sial. Tapi sekarang tidak ada lagi halangan bagiku. Sekarang bersiaplah menyusulnya ke neraka. Gadis kesayanganku" Ia kembali menarik pelatuk. Ddorr... Aku merasakan sakit dibagian punggung kananku. Lalu lenganku saat seseorang itu kembali menembakku dengan pistol. Hingga ia kembali menembakku untuk ketiga kalinya hingga aku jatuh ketanah. "Appa...jebal" Ia tersenyum menatapku lalu mengarahkan pistol ke kepalaku d9an.... please give me vote and coment ... thanks ... note : beberapa cerita diprivate karena itu sudah mulai konflik yang sebenarnya. Dan sebagai antisipasi dari penulis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines