It's Me - Marie Oldome

It's Me - Marie Oldome

  • WpView
    Lectures 106
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., août 23, 2017
WpInfo
Fiction
Mystère
"Who you?" aku pura pura tidak mengenalnya "Marie, its me. . . Eiden. remember me?" Eiden mencoba menenangkan ku, karena saat itu aku dalam keadaan kacau. dan aku membawa pistol waktu itu. aku kehilangan kontrol "stay way from me, stay wayyy. . . yoouuu leeave meee" aku berteriak padanya dan air mataku jatuh "Marie, please. . I'm here. . please" "No, I'll kill you" aku melihat banyak teman teman ku disana, mereka bermaksud menjenguk ku tapi ketika melihat mereka terutama Eiden. aku merasa gila. Semua kejadian kejadian buruk tiba tiba muncul di otakku. Aku merasa takut, marah, sedih, sakit hati, cemas "Marie. . ohhh" Janne menangis melihat ku seperti tidak percaya apa yang telah terjadi padaku Eiden mendekat dan (suara pistol) "ohhh ohh my god" semua yang ada disana terkejut aku tidak sengaja menekan pistol dan peluru itu mengenai perut kiri Eiden "Marie. ." lalu Eiden jatuh terkapar
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Hopeless
  • I transmigrated to become a mistress [End] (only on Wattpad)
  • Crazy Couple [End] ✔
  • Psyc-O-Path Love [3] √
  • Wrong Dream
  • Silent Obsession
  • Blue Trapped In BL Novel
  • MY Expectation (FINISH)
  • Diksi Matahari ⛅ (TAMAT)
  • Diary Of Rain [END]
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu