Finsa ~ Memory Lost

Finsa ~ Memory Lost

  • WpView
    Membaca 108
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Mar 20, 2019
Seorang gadis bermata hazel mendapati dirinya terbangun tanpa mengingat apapun bahkan tidak dengan namanya sendiri. Ia dirawat di sebuah rumah sakit oleh dokter tampan yang memiliki bulu mata lentik menghiasi bola mata hitam teduhnya. Dokter tersebut bernama Mickey Syarief yang kemudian menamainya Finsa berdasarkan tulisan di liontin yang ia temukan ketika gadis itu pertama kali dibawa ke rumah sakit, dalam keadaan tak sadarkan diri dengan luka yang cukup parah di kepalanya. Finsa berusaha untuk pulih dari kondisinya yang lemah, dan beradaptasi dengan memorinya yang kosong. Namun bukan berarti Ia tidak mencoba mencari tau tentang dirinya dan apa yang sebenarnya terjadi hingga menyebabkan ia seperti ini. Ia merasa takdir kejam karena harus mengalami hal seperti ini , namun takdir juga adil karena meskipun dia tidak punya siapa siapa saat ini, masih ada Mickey si dokter tampan yang merawatnya. Berawal dari rasa kasihan yang berujung pada keinginan untuk terus melindungi Mickey selalu menolongnya dalam berbagai hal terutama setelah ia keluar dari rumah sakit. Mickey juga membantu mengungkap masalalunya. Tanpa sadar masa lalu tersebut berhubungan dengan kejahatan yang harus mereka ungkap namun berujung pada bahaya bagi keduanya. Bagaimanakah nasib mereka ?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#71
aliprilly
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan