Kelabu

Kelabu

  • WpView
    Reads 228
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 21, 2021
Engkaulah mentari, sang penghangat kalbu. Engkaulah awan, penaung dalam sendu. Engkaulah pelangi, sang pengindah hati. Engkaulah bulan, penerang dalam diri. Dan engkaulah bintang, walau teramat kecil nan jauh, tanpamu langit tak berbinar. Namun sekarang... Engkau pergi, menyisakan abu, debu, dan kelabu. -Al Aku hanya bisa menyaksikan semua kejadian yang berlalu lalang di depan pandanganku. Menangis dalam diam, satu-satunya cara untuk menghibur diri sendiri. Karena semua pun tak pernah peduli. Dia yang seharusnya singgah, juga malah pergi meninggalkan. Aku sendirian disini. Dalam kisah hidupku,memang akulah pemeran utamanya. Namun seorang pemeran utama tetap butuh pemeran lain untuk melengkapi jalan ceritanya. Dan Tuhan adalah sutradara yang menciptakan dan menentukan bagaimana akhir dalam ceritaku.
All Rights Reserved
#135
nonfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • Meet Again ; Ketika Kisah Belum Usai [End✓]
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • HILANG [Segera Terbit]
  • STELLA (On Going)
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • [HSLS] You are.... √
  • Antara Cinta dan Lara
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)

[Belum direvisi, EYD berantakan] Pernahkah kalian mendengar kalimat ini, "Setiap kebahagiaan yang kamu berikan kepada orang lain, akan kembali kepadamu bahkan lebih indah" Arka, seorang bocah yang belum genap berusia 15 tahun termenung mendengar kalimat itu diucapkan untuknya. Yahh.. Arka cukup memepercayainya. Tak ada manusia yang hidup tanpa sebuah cobaan, baik si kaya maupun si miskin memiliki cerita, luka dan tawanya masing masing. Tentu saja tak jarang, manusia diturunkan oleh semesta sebagai perantara penguji untuk sesama manusia lainnya. Karena itu, Terkadang rasa sakit yang paling nyata berasal dari orang terdekat, maka level tertinggi dari emasnya hati seseorang adalah memaafkan dan mengikhlaskan. Bagai berada didalam Andala, rasanya sungguh menyesakkan. Akan sangat sulit berdamai, namun Arka akan selalu mencoba memaafkan. Bukankah dunia hanya bersifat fana? Tentu saja, kalimat diatas bukan lah kata kataku. Kutipan itu berasal dari sebuah novel yang Arka baca, dan dari sana lah Arka mendapatkan kekuatan. Membuat orang lain terus merasa bahagia, tentu saja hal itu diluar kemampuannya. Tapi sungguh ketika orang lain tersenyum karena dirinya, adalah sesuatu yang berharga. Karena itu Arka sangat gemar menularkan tawanya untuk semesta, namun ia justru sering kali lupa bagaimana cara tersenyum ketika sendirian. Maka berterima kasihlah ia kepada setiap novel yang dibacanya, buku buku yang penuh rangkai kata indah itu selalu berhasil membawanya kekehidupan penuh warna. Karakter fiksi yang tercipta dari rasa sakit ataupun keinginan terpendam para penulis itu mampu menariknya dari kegelapan. Jadi jika kalian memutuskan untuk mengikuti keteguhan hati seorang bocah kecil kesayangan kedua abangnya ini, Maka ku ucapkan selamat datang pada kehidupan bahagia Arka Arelio! -Y21 September 2022 (Selesai dipublish pada : Minggu, 9 April 2023 Pukul 16.24 wib)

More details
WpActionLinkContent Guidelines