THE PILLOW [Tamat]

THE PILLOW [Tamat]

  • WpView
    Reads 771
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Wed, Mar 13, 2019
Kembali ke masa lalu, siapa yang tidak ingin? Apa yang kita inginkan bila kita dapat kembali ke masa lalu? Mengubah kesalahan di masa lalu? Agar di masa mendatangnya lebih baik. Atau mengulang kenangan yang terlalu indah untuk disebut kenangan? Berbeda dengan Mira, gadis berusia 16 yang kembali ke masa lalu hanya karena kebetulan semata. Hanya karena sebuah bantal pemberian sang nenek. Menjalani kehidupan yang bukan miliknya, dan menjalankan semua alurnya agar tidak terjadi kesalahan bila nanti ia dapat kembali ke masanya. Tapi apakah Mira mampu melakukannya? Di zaman dan era yang berbeda, dan juga kehidupan yang dimilikinya? 'Biarlah aku tidak ada dunia ini di masa mendatang, tapi setidaknya aku bisa melihat kasih sayang dan arti sesungguhnya tentang cinta." - Mira Alyssia Putri.
All Rights Reserved
#260
darren
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sampai Kita Jadian - Love on Repeat
  • Our Times (Completed)
  • Mesin Waktu Untuk Nara [HIATUS]
  • 3 Dimensi
  • Amērta.
  • Amami
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • About Time
  • A Hundred Days Closer [On Going]
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]

Alea Putri, siswi 17 tahun yang seharusnya disibukkan dengan tugas menumpuk dan urusan drama remaja pada umumnya, justru mendapati dirinya terjebak dalam sesuatu yang sangat aneh. Setiap hari, ia kembali bangun di hari yang sama. Lagi. Dan lagi. Percakapan teman-temannya sudah seperti rekaman yang diputar ulang. Bahkan, ia bisa mengucapkan kalimat Gurunya secara persis sebelum gurunya sendiri sempat mengatakannya. Semua itu terjadi dalam sebuah pola yang tidak pernah meleset Awalnya ia mengira ini hanyalah mimpi aneh yang kebablasan. Sampai ia menemukan sebuah catatan di dalam diary misterius tentang seseorang yang bahkan ia tidak ingat pernah ia sukai. Siapa dia? Apakah ini petunjuk? Apakah orang ini adalah jalan keluarnya? Atau justru ini yang membuatnya terjebak dalam putaran waktu yang tidak ada habisnya? Dengan rencana yang penuh drama, eksperimen yang lebih sering berakhir konyol, serta teori-teori aneh yang selalu gagal total, Alea mulai mencoba memahami misteri ini. Tetapi semakin lama ia terjebak, semakin ia menyadari satu hal-mungkin ini bukan hanya soal mencari sebuah jalan keluar, tetapi juga soal menyadari perasaan yang perlahan tumbuh tanpa disadarinya. Namun ada satu pertanyaan yang terus menghantuinya... Jika akhirnya ia berhasil, apakah nanti seseorang itu masih akan mengingatnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines