Keisya & Alvian (TAMAT)

Keisya & Alvian (TAMAT)

  • WpView
    Lectures 23,172
  • WpVote
    Votes 1,623
  • WpPart
    Chapitres 40
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., juil. 12, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Jika hanya dengan mengingatmu membuatku tersenyum. Bagaimana mungkin aku membencimu? " -Keisya Alvera. "Ajari aku gimana caranya agar kamu membenciku. Supaya suatu saat kamu gak akan terluka lebih dalam" -Alvian Verodian. "Seharusnya aku membencimu. Namun, hatiku keliru ia bahkan tak tau bagaimana aku harus berhenti mencintaimu" -Keisya Alvera. "Aku sangat mencintaimu, sampai aku takut jika kau terluka akibat mencintaiku" -Alvian Verodian.
Tous Droits Réservés
#162
keisya
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Misunderstand
  • Bad Situation #COMPLETE#
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Can Be With Love ✅
  • YOU
  • TELL US HYEJIN
  • Egois (Clara) END✔

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu